Waterboom Pulau Kumala Masuk Tahap Finalisasi, Dispar Kukar Siapkan Pengusulan Lanjutan

Mudaetam.com, Kutai Kartanegara – Upaya memperkuat daya tarik wisata Pulau Kumala, Tenggarong, terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Salah satu fasilitas yang diproyeksikan menjadi magnet baru wisatawan adalah waterboom yang kini masih membutuhkan sejumlah pekerjaan untuk dapat dioperasikan secara optimal.

Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar melalui Bidang Destinasi Wisata menempatkan penyelesaian fasilitas tersebut sebagai bagian dari rencana pengembangan kawasan Pulau Kumala.

Kepala Bidang Destinasi Wisata Dispar Kukar, Sadli, mengatakan keberadaan wahana baru dibutuhkan untuk memberikan lebih banyak pilihan aktivitas bagi wisatawan yang berkunjung ke Pulau Kumala.

“Pulau Kumala menjadi salah satu yang menjadi perhatian kami. Kami ingin memperluas kunjungan wisatawan dengan menambah daya tarik wisata di kawasan tersebut, salah satunya melalui finalisasi pembangunan waterboom,” kata Sadli, Jumat (28/8/2026).

Ia menjelaskan, pembangunan waterboom sebelumnya telah berjalan dan sebagian pekerjaan telah diselesaikan. Namun, masih terdapat sejumlah item yang harus dituntaskan agar fasilitas tersebut dapat digunakan secara maksimal.

Untuk menyelesaikan pekerjaan yang tersisa, kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai lebih dari Rp4 miliar. Namun, adanya penyesuaian dan efisiensi anggaran membuat kelanjutan pembangunan tersebut belum dapat direalisasikan pada tahun ini.

“Untuk tahun ini, anggaran yang direncanakan sekitar Rp4 miliar lebih. Namun, dengan adanya penyesuaian dan efisiensi anggaran, kemungkinan kegiatan tersebut untuk sementara dibatalkan atau ditiadakan terlebih dahulu,” ujarnya.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak menghentikan rencana pengembangan waterboom. Dispar Kukar memastikan kebutuhan penyelesaian pembangunan akan kembali diusulkan pada tahun berikutnya.

“Jika tahun ini masih belum terselesaikan lantaran adanya rasionalisasi anggaran, kami akan tetap usulkan kembali di tahun depan,” tutur Sadli.

Menurutnya, pengembangan destinasi tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga bagaimana menghadirkan pengalaman wisata yang semakin beragam. Karena itu, penambahan wahana menjadi salah satu strategi untuk membuat wisatawan memiliki alasan lebih banyak untuk berkunjung dan menghabiskan waktu di Pulau Kumala.

Dengan hadirnya waterboom nantinya, Pulau Kumala diharapkan tidak hanya mengandalkan daya tarik yang sudah ada, tetapi juga memiliki pilihan rekreasi baru yang dapat dinikmati berbagai kalangan.

“Memang sejak awal tujuan pengembangan ini adalah mencari dan menambah daya tarik wisata agar kunjungan ke Pulau Kumala semakin meningkat,” pungkasnya. (Adv/DisparKukar/m/h)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan