Dari Tabang ke Panggung Nasional, Ester Veronika Bawa Nama Kukar Tembus Top 3 Putri Pariwisata Indonesia 2026

Mudaetam.com, Kutai Kartanegara – Dari Desa Buluq Sen, Kecamatan Tabang, Kutai Kartanegara (Kukar), Ester Veronika melangkah jauh hingga ke panggung pariwisata nasional. Perjalanan tersebut berbuah prestasi membanggakan setelah Ester berhasil menempati posisi 2nd Runner-Up Putri Pariwisata Indonesia 2026.

Mewakili Kalimantan Timur, Ester mampu bersaing dengan 30 finalis dari berbagai provinsi di Indonesia. Prestasi itu diraih dalam malam Grand Final Putri Pariwisata Indonesia 2026 yang berlangsung di Merlynn Park Hotel, Jakarta, Sabtu (29/8/2026).

Tak hanya masuk tiga besar, Ester juga membawa pulang sejumlah penghargaan lain. Ia dinobatkan sebagai Putri Desa Wisata Indonesia 2026, meraih gelar Putri Pariwisata Indonesia Kebudayaan 2026, Best Video Tourism, serta masuk Top 5 Best Talent.

Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar, Awang Agus Dharmawan. Menurutnya, keberhasilan Ester menjadi kebanggaan tersendiri bagi daerah, terlebih karena perjalanan perempuan asal Tabang tersebut berawal dari ajang pemilihan di tingkat daerah.

“Alhamdulillah Ester ini kan mewakili Kalimantan Timur setelah sebelumnya meraih juara di tingkat provinsi dan mewakili Kutai Kartanegara. Artinya, putri dari daerah Tabang ini tentunya sangat membanggakan,” kata Agus saat ditemui di Kantor Dispar Kukar, Selasa (1/9/2026).

Menurut Agus, capaian Ester tidak datang secara instan. Sebelum tampil di tingkat nasional, berbagai persiapan dilakukan untuk memperkuat kemampuan dan membangun kepercayaan diri menghadapi persaingan dengan perwakilan dari seluruh Indonesia.

Salah satu persiapan yang dijalani Ester ialah memperdalam kemampuan public speaking dan bahasa Inggris. Bahkan, ia sempat mengikuti pembelajaran di Kampung Inggris, Pare, Kediri, sebagai bagian dari persiapannya menuju kompetisi nasional.

“Setahu kami, Ester juga sempat mondok di Kampung Inggris, Pare, Kediri, untuk mengasah kemampuan public speaking dan bahasa Inggrisnya,” jelas Agus.

Ia menilai kerja keras tersebut akhirnya terbayar melalui deretan prestasi yang berhasil diraih Ester.

“Untuk Ester, yang pertama tentu selamat atas pencapaiannya. Setahu kami, persiapan Ester ini luar biasa dan melelahkan. Mungkin tangis dan keringat yang dikeluarkan sudah sepadan dengan hasil yang didapatkan,” ujarnya.

Bagi Pemerintah Kabupaten Kukar, prestasi Ester bukan sekadar pencapaian dalam sebuah kompetisi kecantikan dan pariwisata. Pengalaman yang diperolehnya di tingkat nasional diharapkan dapat menjadi modal untuk memperluas promosi potensi daerah.

Terlebih, Ester merupakan Duta Wisata Kukar. Posisi tersebut membuat dirinya memiliki peran strategis dalam memperkenalkan berbagai potensi Kukar, mulai dari destinasi wisata, kekayaan budaya, hingga ekonomi kreatif kepada masyarakat yang lebih luas.

Dengan pengalaman tampil di tingkat nasional, Ester dinilai memiliki ruang lebih besar untuk membawa cerita tentang Kukar ke berbagai kalangan di luar daerah.

“Karena Ester juga merupakan Duta Wisata Kukar. Tugas daripada Duta Wisata juga mempromosikan pariwisata Kukar, dan tentunya akan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Dinas Pariwisata,” tutur Agus.

Keberhasilan Ester sekaligus menunjukkan bahwa talenta pariwisata tidak hanya lahir dari pusat-pusat perkotaan. Dari wilayah pedalaman Kukar, seorang putri daerah mampu berkembang, berkompetisi di tingkat provinsi, hingga akhirnya menembus tiga besar ajang nasional.

Capaian tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda Kukar lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri sekaligus mengambil peran dalam memperkenalkan kekayaan pariwisata dan budaya daerah ke tingkat yang lebih luas. (Adv/Disparkukar/m/h)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan