Tiket Masuk Bukit Biru Kukar Rp10 Ribu, Sewa Tenda Mulai Rp100 Ribu

Mudaetam.com, KUTAI KARTANEGARA – Menikmati panorama alam Puncak Bukit Biru di Desa Sumber Sari, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), tidak membutuhkan biaya besar. Pengunjung cukup membayar tiket masuk Rp10.000 per orang untuk menikmati suasana alam di kawasan wisata tersebut.

Bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana lebih lama, pengelola juga menyediakan fasilitas penyewaan tenda untuk kegiatan berkemah. Tarif sewanya bervariasi, mulai Rp100.000 hingga Rp150.000, menyesuaikan ukuran dan fasilitas yang tersedia.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dewi Arum, Dedi, mengatakan tarif masuk Bukit Biru ditetapkan sebesar Rp10.000 bagi setiap pengunjung.

“Untuk tiket masuk, tarifnya Rp10 ribu,” kata Dedi saat dihubungi, Selasa (27/10/2026).

Selain tiket masuk, fasilitas berkemah menjadi salah satu pilihan yang ditawarkan kepada wisatawan. Pengunjung dapat menyewa tenda sesuai kebutuhan apabila ingin bermalam dan menikmati suasana alam Bukit Biru lebih lama.

“Untuk penyewaan tenda, tarifnya berkisar Rp100 ribu sampai Rp150 ribu. Harganya menyesuaikan ukuran tenda dan fasilitas yang disediakan,” jelasnya.

Beberapa fasilitas pendukung kegiatan berkemah juga tersedia, termasuk platform atau alas untuk menunjang kenyamanan pengunjung. Keberadaan fasilitas tersebut memberikan alternatif bagi wisatawan yang ingin menikmati pengalaman berbeda dibandingkan kunjungan wisata biasa.

Dedi menjelaskan, pengembangan sarana dan prasarana di kawasan Bukit Biru dilakukan secara bertahap. Pengelola menyesuaikan pembenahan dengan kebutuhan wisatawan serta kemampuan yang dimiliki, termasuk melalui dukungan swadaya.

Menurutnya, penyediaan fasilitas menjadi salah satu perhatian dalam menjaga kenyamanan pengunjung. Pengelola berupaya menghadirkan sarana yang dapat menunjang berbagai aktivitas wisata, baik untuk kunjungan singkat maupun kegiatan berkemah.

“Fasilitas terus kami kembangkan secara bertahap sesuai kebutuhan pengunjung dan kemampuan pengelola. Kami berupaya agar wisatawan yang datang bisa menikmati kawasan ini dengan lebih nyaman,” ungkapnya.

Dengan pilihan tarif dan fasilitas tersebut, wisatawan dapat menyesuaikan kegiatan berdasarkan kebutuhan dan anggaran. Namun, pengunjung yang berencana berkemah disarankan menghubungi pengelola terlebih dahulu untuk memastikan ketersediaan tenda serta mengetahui fasilitas yang termasuk dalam biaya penyewaan.

Kejelasan informasi mengenai tarif dan fasilitas juga menjadi bagian penting dalam pelayanan wisata. Pengelola berharap setiap pengunjung memperoleh informasi yang sesuai sehingga tidak terjadi kesalahpahaman ketika melakukan kunjungan.

Ke depan, Pokdarwis Dewi Arum berharap peningkatan fasilitas dapat terus dilakukan seiring berkembangnya aktivitas pariwisata di Bukit Biru. (adv/disparkukar)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan