Upaya promosi ini mulai menunjukkan respons positif. Sejumlah wisatawan asing diketahui telah menunjukkan ketertarikan terhadap Festival Erau, bahkan mulai mencari informasi mengenai jadwal pelaksanaan hingga menyampaikan keinginan untuk datang langsung ke Kutai Kartanegara.
Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dispar Kukar, Awang Ivan Ahmad, mengatakan masuknya Erau dalam kalender KEN 2026 menjadi peluang besar untuk memperluas jangkauan promosi. Melalui program tersebut, Erau mendapatkan dukungan publikasi dari Kementerian Pariwisata melalui berbagai kanal media promosi nasional.
Menurut Ivan, salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui publikasi teaser Festival Erau di akun Instagram resmi Kementerian Pariwisata. Materi promosi itu dinilai mampu menjangkau audiens lebih luas, termasuk calon wisatawan dari luar negeri.
“Dengan masuknya Erau ke dalam KEN, promosi Erau juga dibantu oleh Kementerian Pariwisata melalui berbagai media promosi mereka. Kemarin teaser Erau juga sudah ditayangkan melalui Instagram Kementerian Pariwisata. Jangkauannya lumayan luas,” ungkap Ivan, Jumat (4/9/2026).
Tak hanya melalui kanal kementerian, promosi juga diperkuat lewat kolaborasi akun Instagram Karisma Event Nusantara dengan Visiting Kutai Kartanegara. Sinergi tersebut menjadi salah satu langkah untuk memperkenalkan kekayaan budaya Kutai kepada masyarakat yang lebih luas.
Menariknya, promosi digital tersebut mulai menghasilkan interaksi dari calon wisatawan mancanegara. Beberapa wisatawan asing menghubungi melalui media sosial untuk menanyakan informasi seputar pelaksanaan Erau dan rangkaian kegiatan yang dapat disaksikan selama festival berlangsung.
Dispar Kukar pun berupaya merespons setiap ketertarikan tersebut dengan memberikan informasi yang dibutuhkan. Bahkan, calon wisatawan yang memerlukan pendampingan selama berkunjung akan diarahkan untuk berkoordinasi dengan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kukar.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Dispar Kukar dalam membangun pengalaman wisata yang lebih terarah bagi pengunjung, sekaligus memastikan potensi kunjungan wisatawan dapat ditindaklanjuti dengan dukungan pelaku pariwisata lokal.
Bagi Kabupaten Kutai Kartanegara, Erau bukan sekadar agenda festival tahunan. Perhelatan budaya ini merupakan ruang untuk memperkenalkan sejarah, tradisi, adat istiadat, serta identitas masyarakat Kutai kepada dunia.
Karena itu, perluasan promosi melalui jaringan KEN diharapkan tidak hanya meningkatkan popularitas Erau, tetapi juga membuka peluang lebih besar bagi pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara ke Kukar.
Dampaknya pun diharapkan dapat dirasakan langsung masyarakat, mulai dari sektor jasa pariwisata, pramuwisata, transportasi, akomodasi, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Melalui kolaborasi promosi bersama Kementerian Pariwisata dan berbagai jejaring pariwisata, Dispar Kukar optimistis Erau dapat semakin dikenal sebagai salah satu daya tarik budaya Indonesia yang memiliki potensi menjangkau pasar internasional.
Upaya ini sekaligus menjadi langkah untuk membawa kekayaan budaya Kutai lebih dekat kepada dunia, sehingga tradisi yang diwariskan turun-temurun tidak hanya terus lestari di daerah asalnya, tetapi juga semakin dikenal dan diapresiasi masyarakat internasional. (adv/disparkukar/m/h)









