Mudaetam.com, KUTAI KARTANEGARA – Wisata sejarah dan budaya di Tenggarong berpeluang menjadi bagian dari perjalanan wisata yang lebih luas di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar mendorong biro perjalanan menyusun paket yang menghubungkan sejumlah destinasi, mulai dari kawasan perkotaan hingga wisata alam di wilayah ulu dan Danau Semayang.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispar Kukar, Awang Agus Dharmawan, mengatakan komunikasi dengan pelaku biro perjalanan terus dilakukan untuk mengembangkan perjalanan antardestinasi. Pola tersebut sebelumnya pernah diuji coba, salah satunya saat rangkaian Erau yang berlangsung sekitar delapan hari.
“Saat Erau, misalnya, kami menawarkan paket karena rangkaian kegiatannya berlangsung sekitar delapan hari,” ujar Awang, Jumat (30/10/2026).
Melalui konsep tersebut, wisatawan diharapkan tidak hanya mengunjungi satu objek, tetapi juga melanjutkan perjalanan ke kawasan lain dengan daya tarik berbeda.
Awang mencontohkan, wisatawan dapat memulai perjalanan dengan menikmati wisata kerajaan dan sejarah di Tenggarong, kemudian melanjutkan kunjungan ke kawasan ulu atau Danau Semayang. Rute sebaliknya juga memungkinkan, yakni memulai perjalanan dari wisata alam sebelum menuju Tenggarong untuk menikmati wisata sejarah dan budaya.
“Misalnya, wisatawan datang untuk menikmati wisata kerajaan di Tenggarong, kemudian melanjutkan perjalanan ke kawasan lain seperti Ulu, Danau Semayang, atau wilayah lainnya. Bisa juga sebaliknya,” jelasnya.
Untuk memperluas peluang pemasaran paket tersebut, Dispar Kukar menjalin komunikasi dengan biro perjalanan di Tenggarong maupun Samarinda.
“Kami juga berkomunikasi dengan beberapa travel di Samarinda,” kata Awang.
Ia berharap Kukar dapat masuk dalam paket perjalanan yang disusun biro wisata, baik sebagai tujuan utama maupun tempat persinggahan. (adv/disparkukar/m/h)









