Jelang MTQH Kaltim 2026, Dispar Kukar Petakan 21 Penginapan untuk Kafilah

Mudaetam.com, KUTAI KARTANEGARA – Persiapan menyambut ribuan peserta Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) ke-46 tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mulai dimatangkan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Salah satunya melalui penyediaan informasi akomodasi bagi kafilah yang akan datang ke Tenggarong pada 3–12 Desember 2026.

Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar telah menghimpun data 21 hotel dan penginapan di Tenggarong dan sekitarnya. Informasi ini disiapkan untuk membantu setiap kafilah menentukan tempat menginap sesuai kebutuhan, kapasitas, lokasi, dan anggaran.

Kepala Bidang Pemasaran Dispar Kukar, Awang Ivan Akhmad, mengatakan data tersebut memuat informasi penting yang dapat menjadi acuan bagi peserta sebelum bertolak ke Kukar.

“Data penginapan sudah kami siapkan secara lengkap, mulai dari nama hotel, alamat, jumlah kamar, rentang harga, kontak person, hingga tautan Google Maps. Dengan begitu, kafilah bisa lebih mudah menentukan lokasi menginap,” ujar Ivan, Senin (12/10/2026).

Menurutnya, informasi akomodasi menjadi bagian penting dalam persiapan MTQH karena jumlah peserta diperkirakan mencapai sekitar 1.200 orang. Setiap kafilah dari kabupaten dan kota di Kaltim berpotensi membawa lebih dari 100 orang, sehingga kebutuhan tempat menginap perlu direncanakan sejak awal.

Melalui pendataan tersebut, Dispar Kukar berupaya mempermudah koordinasi antara kafilah dan penyedia jasa penginapan. Peserta diharapkan dapat memperoleh gambaran mengenai ketersediaan kamar dan kisaran biaya sebelum tiba di Tenggarong.

Tak hanya menyiapkan informasi akomodasi, Dispar Kukar juga memperkuat pelayanan melalui petugas liaison officer (LO) yang akan mendampingi setiap kafilah selama persiapan hingga kedatangan di Kukar.

Pembekalan petugas LO telah dilaksanakan pada Senin (12/10/2026). Materi yang diberikan mencakup pelayanan, etika, serta teknis pelaksanaan MTQH agar petugas dapat menjalankan tugas pendampingan secara optimal.

Setelah pembekalan, para petugas membentuk grup komunikasi melalui WhatsApp untuk mempermudah koordinasi dengan panitia dan masing-masing kafilah. Mereka juga diminta mendata jumlah peserta serta kebutuhan akomodasi sebelum rombongan tiba.

Dengan koordinasi lebih awal, kebutuhan setiap kafilah diharapkan dapat teridentifikasi sehingga proses kedatangan dan pengarahan menuju penginapan berlangsung lebih tertata.

Petugas LO nantinya turut membantu memberikan arahan kepada peserta menuju lokasi menginap berdasarkan hasil koordinasi yang telah dilakukan sebelumnya.

Kehadiran ribuan peserta MTQH di Tenggarong tidak hanya menjadi momentum penyelenggaraan kegiatan keagamaan, tetapi juga berpotensi menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Kebutuhan penginapan, konsumsi, transportasi, hingga berbagai layanan pendukung membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memperoleh manfaat dari kedatangan kafilah dan rombongan pendamping.

Karena itu, kesiapan informasi akomodasi dan pelayanan peserta menjadi bagian dari upaya mendukung kelancaran penyelenggaraan MTQH sekaligus memberikan kenyamanan bagi tamu yang berkunjung ke Kukar.

Dispar Kukar berharap rangkaian persiapan tersebut dapat membantu peserta mengikuti seluruh agenda MTQH dengan lebih nyaman. Di sisi lain, momentum ini diharapkan mampu meningkatkan aktivitas sektor perhotelan, kuliner, dan usaha jasa lainnya di Tenggarong dan sekitarnya.

Dengan persiapan yang terkoordinasi, pelaksanaan MTQH ke-46 tingkat Provinsi Kaltim di Kukar diharapkan tidak hanya berlangsung lancar, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah. (adv/disparkukar/m/h)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan