Mudaetam.com, Kutai Kartanegara, 28 Agustus 2026 – Upaya memperkenalkan potensi wisata dan budaya Kutai Kartanegara (Kukar) ke panggung yang lebih luas terus dilakukan Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar.
Tak hanya mengandalkan Erau Adat Kutai, Dispar Kukar mulai menyiapkan sejumlah festival daerah untuk diusulkan masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2027. Dua agenda yang tengah didorong yakni Festival Kota Juang di Kecamatan Sangasanga dan Festival Danau Semayang di wilayah Kenohan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Dispar Kukar memperbanyak event berkualitas yang tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memiliki daya tarik wisata dan mampu memperkenalkan karakter khas masing-masing daerah.
Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dispar Kukar, Awang Ivan Ahmad, mengatakan pengusulan event ke dalam KEN dilakukan melalui kolaborasi bersama para penyelenggara.
Menurutnya, pemerintah daerah tidak harus menjadi satu-satunya pihak yang mengajukan sebuah event. Justru, Dispar Kukar mendorong penyelenggara dari kalangan masyarakat maupun swasta untuk mengambil peran lebih besar dalam proses tersebut.
“Untuk tahun depan, selain Erau, ada dua event yang juga kami dorong untuk masuk KEN,” kata Ivan.
Ia menjelaskan, mekanisme pengusulan disesuaikan dengan pihak yang menyelenggarakan kegiatan. Untuk event yang digelar masyarakat atau pihak swasta, proses pengajuan dilakukan oleh penyelenggara. Sementara kegiatan yang diselenggarakan langsung pemerintah akan diajukan oleh pemerintah daerah.
“Kami upayakan agar pihak penyelenggara sendiri yang mengajukan. Kecuali apabila event tersebut memang diselenggarakan langsung oleh pemerintah,” ujarnya.
Dalam prosesnya, penyelenggara perlu membuat akun sebagai penyelenggara event melalui laman Kementerian Pariwisata. Selanjutnya, berbagai informasi dan persyaratan yang dibutuhkan untuk proses kurasi KEN harus dilengkapi.
Bagi Dispar Kukar, proses tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk meningkatkan kapasitas para pengelola event di daerah. Sebab, semakin banyak penyelenggara yang memahami standar dan mekanisme event nasional, semakin besar pula peluang festival lokal berkembang menjadi agenda wisata yang lebih profesional.
“Kami memberikan pendampingan, sehingga penyelenggara memahami tahapan pengusulan dan dapat menyiapkan dokumen yang diperlukan,” jelas Ivan.
Ia berharap semakin banyak event Kukar yang mampu menembus KEN. Dengan demikian, berbagai potensi daerah dapat memperoleh ruang promosi yang lebih luas dan dikenal tidak hanya oleh wisatawan lokal, tetapi juga pasar wisata nasional.
Keberadaan Festival Kota Juang dan Festival Danau Semayang juga diharapkan dapat memperkaya kalender pariwisata Kukar. Setiap event memiliki karakter dan potensi masing-masing yang dapat dikembangkan sebagai daya tarik wisata berbasis budaya, sejarah, alam, hingga keterlibatan masyarakat.
“Dengan bertambahnya event daerah yang diusulkan, kita harap Kukar memiliki semakin banyak agenda wisata dan budaya yang dapat dipromosikan ke tingkat nasional,” pungkas Ivan. (Adv/Disparkukar/m/h)









