Mudaetam.com, BALIKPAPAN – Pesatnya pembangunan dan pertumbuhan kawasan permukiman di Kota Balikpapan perlu diimbangi dengan penambahan ruang terbuka hijau (RTH) agar kualitas lingkungan tetap terjaga. Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Kota Balikpapan, Wahyulloh Bandung, yang menilai keberadaan ruang hijau menjadi faktor penting dalam menjaga kenyamanan dan keberlanjutan kota.
Menurut Wahyulloh, Balikpapan memiliki keunggulan karena masih memiliki kawasan hijau yang cukup luas dibandingkan sejumlah kota lain. Namun, kondisi tersebut tidak boleh membuat pemerintah daerah lengah dalam menambah ruang terbuka hijau baru seiring meningkatnya pembangunan.
“Ruang terbuka hijau tidak cukup hanya mengandalkan yang sudah ada. Perlu ada ruang-ruang baru yang benar-benar bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujar Wahyulloh, Selasa (23/6/2026).
Ia menjelaskan bahwa pertumbuhan Balikpapan sebagai kota industri membawa konsekuensi terhadap kebutuhan lahan dan pembangunan infrastruktur. Karena itu, upaya menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan harus menjadi perhatian bersama.
Wahyulloh menilai salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah mengoptimalkan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) yang berasal dari pengembang perumahan untuk dijadikan ruang publik yang hijau dan nyaman.
Menurutnya, setelah fasum dan fasos diserahkan kepada pemerintah daerah, pengelolaannya dapat diarahkan untuk memperluas ruang terbuka hijau yang dapat dinikmati masyarakat.
“Ketika fasum dan fasos sudah diserahkan ke pemerintah, maka pemerintah bisa melakukan intervensi lebih dalam, termasuk menjadikannya ruang terbuka hijau yang asri,” jelasnya.
Ia menambahkan, keberadaan kawasan hijau seperti Hutan Lindung Sungai Wain merupakan aset penting yang harus dipertahankan. Namun di saat yang sama, pemerintah juga perlu terus menciptakan ruang hijau baru agar pertumbuhan kota tidak mengurangi kualitas lingkungan hidup.
“Dengan pembangunan yang terus berjalan, penambahan ruang terbuka hijau harus menjadi bagian dari perencanaan kota agar Balikpapan tetap nyaman dan asri bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)









