Subari Kawal Aspirasi Warga Teritip, Infrastruktur dan Air Bersih Jadi Sorotan Utama

Mudaetam.com, BALIKPAPAN – Agenda reses kembali dimanfaatkan sebagai ruang dialog langsung antara wakil rakyat dan masyarakat. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, Subari, menggelar Reses Masa Sidang II Tahun 2025/2026 di RT 43 Perumahan Grand Kartini Permai, Kelurahan Teritip, Balikpapan Timur, Rabu malam (29/04/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Camat Balikpapan Timur, pihak Kelurahan Teritip, tokoh masyarakat, hingga perwakilan Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB). Kehadiran PTMB dinilai penting mengingat persoalan distribusi air bersih masih menjadi keluhan utama warga di kawasan tersebut.

Dalam sambutannya, Subari menegaskan bahwa reses bukan sekadar agenda formalitas, melainkan bentuk tanggung jawab wakil rakyat untuk memastikan persoalan masyarakat dapat diperjuangkan di tingkat kebijakan dan penganggaran daerah.

“Saya sengaja menghadirkan pihak PTMB ke sini agar kita tidak hanya bicara teori. Masalah distribusi air di Teritip ini sudah menahun. Warga butuh kepastian kapan aliran air bisa stabil dan jangkauan pipanya diperluas,” ujar Subari di hadapan warga.

Ia menambahkan, seluruh masukan yang disampaikan masyarakat akan dibawa langsung ke pembahasan anggaran di tingkat kota agar pembangunan infrastruktur dasar, khususnya layanan air bersih di Balikpapan Timur, dapat dipercepat.

“Catatan teknis malam ini akan saya bawa langsung ke pembahasan anggaran agar percepatan infrastruktur air bersih di Balikpapan Timur tidak lagi ditunda-tunda,” tegasnya.

Dalam sesi dialog, warga menyampaikan berbagai aspirasi mulai dari semenisasi jalan lingkungan, drainase, hingga peningkatan kualitas layanan air bersih. Menurut warga, kondisi infrastruktur di beberapa titik masih membutuhkan perhatian serius karena berdampak langsung terhadap aktivitas sehari-hari masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Subari memastikan seluruh usulan warga akan dikawal agar dapat masuk dalam skala prioritas pembangunan daerah.

“Kehadiran saya di sini adalah tanggung jawab moral untuk memastikan keluhan Bapak dan Ibu tidak berhenti di catatan saja. Kita petakan masalahnya bersama Camat dan Lurah agar hambatan administratif bisa kita urus di tingkat kota,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara legislatif, pemerintah wilayah, dan masyarakat agar proses penyelesaian persoalan di lapangan dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.

Sebagai penutup, Subari berkomitmen untuk terus memantau tindak lanjut seluruh aspirasi warga Teritip agar dapat terakomodasi dalam Pokok-Pokok Pikiran (Pokpir) DPRD Kota Balikpapan.

“Saya ingin masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari hasil reses ini. Aspirasi yang masuk akan terus kami kawal sampai terealisasi,” tutupnya. (Jer/H)

Pos terkait