Mudaetam.com, BALIKPAAN — Anggota DPRD Kota Balikpapan, Ir. Siswanto Budi Utomo, kembali menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat melalui agenda Reses Masa Sidang II Tahun 2025/2026 yang digelar di Daerah Pemilihan (Dapil) Balikpapan Kota pada Kamis, 30 April 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama jajaran Anggota DPRD dari Fraksi Gerindra sebagai wadah menyerap aspirasi warga secara langsung.
Dalam dialog yang berlangsung hangat dan interaktif itu, masyarakat menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi, mulai dari kebutuhan bantuan pendidikan hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Salah satu isu yang paling banyak disoroti ialah harapan warga terhadap keberlanjutan Program Indonesia Pintar (PIP) guna membantu biaya pendidikan anak-anak sekolah.
Menanggapi hal tersebut, Ir. Siswanto Budi Utomo menjelaskan bahwa hingga saat ini pendaftaran PIP belum kembali dibuka oleh pemerintah pusat. Meski demikian, dirinya memastikan informasi terkait program tersebut akan segera disampaikan kepada masyarakat apabila telah tersedia.
“Saat ini pendaftaran Program Indonesia Pintar memang belum dibuka kembali. Namun nanti begitu program tersebut sudah tersedia, kami akan segera menginformasikannya kepada masyarakat agar warga tidak tertinggal kesempatan untuk mendapatkan bantuan pendidikan,” ujar Siswanto di hadapan warga.
Selain sektor pendidikan, warga juga menyampaikan aspirasi terkait pemberdayaan masyarakat, khususnya pembinaan kepemudaan dan peluang kerja bagi ibu-ibu rumah tangga melalui program Menabung di Bank Sampah atau Masyarakat Bersih Ekonomi (MBE).
Menanggapi aspirasi tersebut, Siswanto menerangkan bahwa program MBE untuk sementara masih berstatus suspend karena menunggu koordinasi lanjutan dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Meski demikian, ia meminta masyarakat tetap optimistis karena program tersebut dinilai memiliki manfaat besar dalam meningkatkan ekonomi keluarga sekaligus mendukung pengelolaan lingkungan.
“Untuk sementara program MBE masih menunggu koordinasi lebih lanjut dengan DLH, sehingga pelaksanaannya belum dapat berjalan kembali. Tetapi kami berharap masyarakat tetap semangat karena program ini sangat baik untuk pemberdayaan ekonomi warga,” jelasnya.
Di akhir kegiatan, seluruh aspirasi yang telah dihimpun dipastikan akan dimasukkan ke dalam laporan resmi hasil reses untuk kemudian diteruskan dan diperjuangkan dalam pembahasan bersama Pemerintah Kota Balikpapan.
“Kehadiran saya di sini bukan sekadar seremonial. Reses merupakan kewajiban konstitusional kami sebagai anggota legislatif untuk turun langsung mendengar, mencatat, dan memperjuangkan apa yang menjadi keluhan serta harapan Bapak dan Ibu semua. Seluruh masukan yang telah dicatat hari ini akan segera dibuatkan laporan resmi hasil reses untuk segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota Balikpapan,” tegas Ir. Siswanto Budi Utomo. (Jer/H)









