Mudaetam.com, BALIKPAPAN – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Balikpapan pada 2026 diperkirakan tidak mencapai target. Kondisi tersebut membuat target PAD dalam Perubahan APBD 2026 harus disesuaikan dan turun sekitar Rp86 miliar dari target awal Rp1,5 triliun.
Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Yono Suherman, mengatakan penurunan target tersebut merupakan konsekuensi dari capaian PAD yang belum sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
“Yang jelas, PAD kita tidak tercapai di tahun ini. Jadi, untuk anggaran perubahan ini kita menyesuaikan,” kata Yono ketika diwawancarai wartawan, Kamis (10/9/2026).
Menurut Yono, penyesuaian dilakukan dengan melihat kondisi riil penerimaan daerah. Namun, di sisi lain, DPRD menyoroti rencana Pemkot Balikpapan yang masih mempertahankan target PAD untuk 2027.
DPRD sebelumnya mengusulkan agar target PAD 2027 dinaikkan sekitar Rp50 miliar. Namun, Badan Pengelola Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BPPDRD) Kota Balikpapan belum bersedia menaikkan target tersebut.
“Untuk tahun 2027, Pemkot melalui BPPDRD tidak mau menaikkan target yang diminta DPRD, meskipun hanya Rp50 miliar. Jadi, target PAD 2027 masih ingin dipertahankan seperti target sebelumnya,” ujarnya.
Yono menilai kondisi tersebut perlu menjadi perhatian dalam pembahasan APBD 2027. Pasalnya, tidak tercapainya target PAD 2026 seharusnya menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki strategi peningkatan pendapatan daerah.
Menurutnya, DPRD tetap mendorong Pemkot Balikpapan agar mengoptimalkan berbagai potensi PAD yang ada. Peningkatan pendapatan diperlukan untuk memperkuat kemampuan fiskal daerah dalam membiayai pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Yang penting bagaimana PAD ini bisa kita tingkatkan dan potensi-potensi yang ada bisa dioptimalkan,” ujarnya.
Dengan kondisi tersebut, pembahasan target PAD 2027 diperkirakan masih menjadi salah satu poin penting dalam pembahasan antara DPRD dan Pemkot Balikpapan. DPRD berharap target pendapatan tidak hanya ditetapkan berdasarkan angka sebelumnya, tetapi juga disertai strategi konkret untuk meningkatkan realisasi PAD. (Adv/M/H)








