Langkah Responsif di Hari Pertama Kerja, Kadinsos Balikpapan Arfiansyah Tinjau Langsung Rumah Penampungan

Mudaetam.com, BALIKPAPAN – Mengawali masa jabatannya dengan komitmen tinggi terhadap urusan kemanusiaan, Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kota Balikpapan yang baru, H. Arfiansyah, S.T., M.Si., langsung melakukan aksi lapangan pada Senin (20/04/2026). Di hari pertama kerja resminya, Arfiansyah memilih untuk mengesampingkan rutinitas administratif kantor demi melakukan monitoring mendalam di rumah penampungan sosial serta meninjau langsung kondisi para penghuni di sana.

Langkah responsif ini diambil menyusul adanya kabar duka mengenai meninggalnya salah satu warga lanjut usia (lansia) di fasilitas tersebut. Kehadiran Arfiansyah bertujuan untuk memastikan bahwa selain penanganan pasca-kejadian telah berjalan sesuai prosedur, stabilitas emosional dan kesehatan penghuni lainnya tetap terjaga dengan baik di bawah pengawasan negara.

Monitoring Fasilitas dan Kelayakan Lingkungan
Dalam kegiatan monitoring tersebut, Kadinsos Arfiansyah menyisir setiap sudut rumah penampungan untuk mengevaluasi kelayakan fasilitas. Fokus utama peninjauan ini meliputi standar kebersihan kamar, ketersediaan logistik pangan, hingga sistem keamanan lingkungan bagi warga binaan. Ia menegaskan bahwa rumah penampungan harus menjadi tempat yang memberikan perlindungan maksimal, bukan sekadar fasilitas singgah sementara.

Setiap aspek sarana dan prasarana diperiksa secara detail guna memastikan tidak ada kendala teknis yang dapat menghambat pelayanan kesejahteraan. Bagi Arfiansyah, monitoring berkala adalah kunci untuk mengidentifikasi kebutuhan mendesak di lapangan, sehingga intervensi kebijakan dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.

Meninjau Kondisi Penghuni Secara Humanis
Selain aspek fisik bangunan, Arfiansyah memberikan perhatian besar saat meninjau kondisi para penghuni. Ia berdialog langsung dengan warga binaan untuk mendengar aspirasi serta memastikan mereka mendapatkan pendampingan yang layak. Hal ini dilakukan untuk menumbuhkan rasa aman dan nyaman bagi para penghuni, terutama di tengah situasi duka yang baru saja terjadi.

“Kehadiran Dinas Sosial bukan hanya sebatas menjalankan program kerja formal, tetapi tentang bagaimana kita menunjukkan kepedulian dan perhatian nyata di tengah masyarakat. Setiap langkah yang diambil harus memberikan rasa aman, nyaman, dan dukungan moral bagi mereka yang membutuhkan,” tegas Arfiansyah.

Visi Pelayanan yang Responsif dan Transparan
Kegiatan di hari pertama ini menjadi sinyalemen kuat akan arah kebijakan Dinas Sosial Balikpapan di bawah kepemimpinan Arfiansyah. Ia mencanangkan pendekatan yang lebih personal, responsif, dan transparan dalam menangani isu-isu kesejahteraan sosial di Kota Beriman. Dengan mengedepankan sinergi dan kebersamaan, ia berharap pelayanan sosial dapat menyentuh langsung akar permasalahan di masyarakat.

Monitoring dan evaluasi lapangan seperti ini dipastikan akan menjadi agenda rutin guna meminimalisir kendala pelayanan serta meningkatkan kualitas hidup para Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Dengan semangat transformasi ini, diharapkan tata kelola sosial di Balikpapan semakin baik dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat. (Jer)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan