Gasali Soroti Dugaan Retakan Siring SDN 022 Balikpapan Timur, Minta Konsultan dan PPTK Bertanggung Jawab

Mudaetam.com, BALIKPAPAN – Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gasali, menyoroti dugaan retakan pada bagian siring bangunan SD Negeri 022 Balikpapan Timur yang baru saja rampung dibangun. Menurutnya, persoalan tersebut perlu menjadi perhatian serius agar kualitas bangunan yang akan digunakan masyarakat tetap terjamin.

Gasali menjelaskan, fungsi pengawasan yang dilakukan Komisi IV DPRD lebih berfokus pada aspek penggunaan anggaran. Sementara pengawasan teknis terhadap kualitas fisik bangunan menjadi tanggung jawab pihak yang berwenang.

“Kalau kami di DPRD lebih kepada pengawasan dari sisi anggaran, memastikan penggunaan anggaran sudah sesuai. Untuk pengawasan fisik bangunan itu ada PPTK dan konsultan yang memang bertugas mengawasi pekerjaan di lapangan,” ujar Gasali, Senin (6/7/2026).

Ia mengatakan, apabila benar ditemukan ketidaksesuaian pada kondisi fisik bangunan, maka hal tersebut masih dapat ditindaklanjuti karena proyek masih berada dalam masa pemeliharaan.

Menurut Gasali, konsultan pengawas dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) harus lebih cermat dalam memastikan kualitas pekerjaan, sehingga bangunan yang telah selesai dikerjakan benar-benar layak dimanfaatkan.

“Kami berharap konsultan dan PPTK lebih memperhatikan hasil pembangunan ini. Jangan sampai masyarakat menerima bangunan yang kualitasnya tidak sesuai harapan. Kami juga akan menyoroti persoalan ini dan meminta pertanggungjawaban dari pihak-pihak terkait,” tegasnya.

Terkait kemungkinan digelarnya Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pendidikan Kota Balikpapan dan pihak kontraktor, Gasali mengatakan pihaknya masih akan melihat perkembangan kondisi di lapangan sebelum mengambil langkah lebih lanjut.

“Nanti kita lihat dulu perkembangannya,” katanya.

Gasali juga mengungkapkan bahwa dirinya baru satu kali melakukan peninjauan ke lokasi, yakni saat proses pembangunan masih berlangsung. Hingga proyek dinyatakan selesai, Komisi IV DPRD Balikpapan belum kembali melakukan kunjungan lapangan untuk melihat kondisi terkini bangunan tersebut.

Meski demikian, ia memastikan Komisi IV akan terus mengawasi penyelesaian persoalan tersebut agar setiap kekurangan yang ditemukan segera diperbaiki selama masa pemeliharaan, sehingga SDN 022 Balikpapan Timur dapat digunakan dengan aman dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan