Mudaetam.com, Kutai Kartanegara — Dari Desa Buluq Sen, Kecamatan Tabang, nama Kutai Kartanegara (Kukar) kini melangkah ke panggung pariwisata nasional. Ester Veronika, putri daerah yang terpilih mewakili Kalimantan Timur (Kaltim), siap membawa cerita dan potensi pariwisata daerah dalam ajang Putri Pariwisata Indonesia 2026.
Ester terpilih sebagai perwakilan Kaltim setelah meraih gelar Putri Pariwisata Kaltim pada 2025. Tahun ini, ia mendapat kesempatan lebih besar untuk memperkenalkan wajah pariwisata Kaltim sekaligus Kukar di tingkat nasional.
Ajang yang memasuki penyelenggaraan tahun ke-19 tersebut diikuti 30 finalis dari 20 provinsi. Kompetisi ini diselenggarakan Yayasan El John Indonesia dengan mengusung tema “Sustainable Tourism” atau pariwisata berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan diawali melalui Sashing Ceremony di Golden Phoenix Ballroom, Merlynn Park Hotel, Jakarta, Minggu (23/8/2026). Setelah itu, para finalis mengikuti bootcamp dan berbagai pembekalan hingga 30 Agustus 2026.
Bagi Kukar, keikutsertaan Ester bukan sekadar kompetisi kecantikan. Kehadirannya menjadi bagian dari upaya memperluas promosi destinasi, budaya, dan potensi ekonomi kreatif daerah melalui panggung nasional.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar, Awang Agus Dharmawan, menyebut kesempatan tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan Kukar kepada masyarakat yang lebih luas.
“Alhamdulillah, dari hasil pemilihan Putri Pariwisata kemarin, perwakilan dari Kutai Kartanegara berhasil mewakili Kalimantan Timur untuk mengikuti ajang Putri Pariwisata tingkat nasional,” kata Awang, Senin (24/8/2026).
Menurut Awang, Ester telah bertolak ke Jakarta untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan bersama para finalis dari berbagai daerah. Selain karantina, para peserta juga mendapatkan pembekalan yang menjadi bagian penting dalam persiapan menuju malam puncak.
Keikutsertaan Ester sekaligus membuka ruang promosi yang lebih luas bagi daerah. Sebagai putri asal Kukar, ia diharapkan mampu membawa cerita mengenai kekayaan alam, budaya, tradisi, hingga destinasi wisata yang dimiliki daerah berjuluk Kota Raja tersebut.
“Untuk pelaksanaan ajang nasional tersebut, informasinya akan dimulai pada Minggu. Hari ini, Ester sudah berangkat ke Jakarta dan pada Minggu akan mulai mengikuti karantina,” ujarnya.
Dispar Kukar pun mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan kepada Ester selama menjalani seluruh tahapan kompetisi. Dukungan tersebut dinilai penting karena perjuangan Ester membawa nama lebih dari sekadar dirinya sendiri.
“Kami mohon doa dan dukungannya agar Putri Pariwisata dari Kukar ini dapat memberikan hasil yang terbaik dan membawa nama baik daerah,” kata Awang.
Sebelum bertolak ke Jakarta, Ester bersama Dispar Kukar juga telah melakukan audiensi dengan Bupati Kukar. Dalam pertemuan tersebut, dukungan diberikan kepada Ester agar mampu tampil maksimal sekaligus membawa nama Kukar dan Kaltim semakin dikenal di tingkat nasional.
Dengan mengusung semangat pariwisata berkelanjutan, langkah Ester di panggung Putri Pariwisata Indonesia 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang meraih prestasi, tetapi juga menjadi panggung untuk memperkenalkan potensi Kukar kepada Indonesia.
Dari pelosok Tabang menuju panggung nasional, Ester membawa satu misi: memperkenalkan bahwa kekayaan pariwisata Kaltim, termasuk Kukar, memiliki cerita yang layak untuk dikenal lebih luas. (Adv/Disparkukar/m/h)









