Promosi Erau 2026 Makin Luas, Dispar Kukar Bidik Wisatawan dari 10 Daerah dan IKN

Mudaetam.com, KUTAI KARTANEGARA – Festival Erau Adat Kutai 2026 semakin gencar diperkenalkan kepada masyarakat luas. Tak hanya menyasar warga Kutai Kartanegara (Kukar), Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar kini memperluas promosi hingga ke 10 kabupaten/kota di Kalimantan Timur (Kaltim) serta kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Strategi ini menjadi bagian dari upaya Dispar Kukar untuk meningkatkan daya tarik Festival Erau sekaligus mengundang lebih banyak wisatawan berkunjung ke Tenggarong. Melalui promosi lintas daerah, festival budaya kebanggaan masyarakat Kutai tersebut diharapkan semakin dikenal dan mampu menarik perhatian wisatawan dari berbagai wilayah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispar Kukar, Awang Agus, mengungkapkan bahwa penyebaran video promosi Erau 2026 sudah mulai dilakukan. Materi promosi tersebut akan didistribusikan secara bertahap dengan target menjangkau berbagai daerah dalam kurun waktu satu bulan.

“Sekarang video promosi juga sudah mulai kami sebarkan ke 10 kabupaten/kota dan IKN,” ungkap Awang, Minggu (23/8/2026).

Sejumlah wilayah yang menjadi sasaran promosi di antaranya Kutai Timur, Kutai Barat, Samarinda, Balikpapan, dan Bontang. Dispar Kukar berharap materi promosi tersebut dapat segera ditayangkan sehingga masyarakat di luar Kukar memiliki kesempatan lebih luas untuk mengenal Festival Erau.

“Dalam waktu satu bulan ini, video promosi tersebut diharapkan sudah bisa tayang di Kutai Timur, Kutai Barat, Samarinda, Balikpapan, Bontang, dan daerah lainnya,” jelasnya.

Menariknya, video promosi yang disiapkan merupakan produksi baru yang secara khusus dirancang untuk memperkenalkan Erau tahun ini. Pengembangan materi tersebut menjadi salah satu langkah Dispar Kukar dalam memperkuat pemasaran sektor pariwisata daerah.

Awang menjelaskan, tugas Dispar Kukar dalam penyelenggaraan Erau difokuskan pada aspek promosi dan pemasaran pariwisata. Sementara itu, pelaksanaan kegiatan seremonial menjadi kewenangan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar.

“Ini garapan baru. Kebetulan ada anggarannya,” ujarnya.

Tidak hanya mengandalkan satu materi promosi, Dispar Kukar juga tengah menyiapkan video dengan konsep perjalanan menuju Erau. Konten tersebut sebelumnya pernah dikembangkan pada tahun lalu dan kembali dihadirkan dengan penggarapan baru untuk memperkuat daya tarik promosi tahun ini.

“Kami juga sedang menggarap dan mempersiapkan video promosi. Seperti tahun lalu, ada video yang mengangkat tentang menuju Erau. Nah, itu juga sedang kami persiapkan untuk tahun ini,” katanya.

Menurut Awang, promosi yang menjangkau lebih banyak daerah menjadi peluang besar untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Terlebih, Festival Erau berlangsung selama satu pekan dengan berbagai rangkaian kegiatan yang dapat menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk datang langsung ke Tenggarong.

Dispar Kukar pun berharap momentum festival tahunan ini tidak hanya menjadi perayaan budaya bagi masyarakat setempat, tetapi juga mampu mendorong pergerakan wisatawan dari daerah sekitar hingga luar Kaltim.

“Harapan kami, dengan adanya Erau ini, kita bisa menarik wisatawan untuk datang ke Kota Tenggarong,” tuturnya.

Dengan perluasan promosi hingga 10 kabupaten/kota dan IKN, Dispar Kukar optimistis gaung Erau 2026 semakin meluas. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari strategi memperkenalkan kekayaan budaya Kutai, memperkuat citra pariwisata Kukar, serta menghidupkan aktivitas ekonomi masyarakat melalui kunjungan wisatawan.

Erau bukan sekadar agenda budaya tahunan, melainkan juga momentum untuk memperkenalkan identitas dan kekayaan tradisi Kutai kepada masyarakat yang lebih luas. (adv/disparkukar/m/h)

Pos terkait