Dewan Desak Dinkes Bagikan Masker Gratis di Wilayah Terdampak Asap

Mudaetam.com, BALIKPAPAN – Anggota Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Siska Anggreni, mendesak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Balikpapan mengambil langkah konkret untuk melindungi masyarakat dari dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Salah satunya dengan membagikan masker gratis di wilayah yang terdampak.

Menurut Siska, upaya perlindungan masyarakat tidak cukup hanya melalui imbauan di media sosial. Dinkes perlu turun langsung ke lapangan untuk memberikan edukasi sekaligus membantu masyarakat mengurangi risiko paparan asap yang dapat mengganggu kesehatan.

“Pembagian masker sangat penting, terutama bagi warga yang masih harus beraktivitas di luar rumah di tengah kondisi kualitas udara yang terdampak kabut asap,” kata Siska kepada wartawan, Senin (19/10/2026).

Selain itu, masyarakat perlu mendapatkan informasi mengenai bahaya polusi udara dan langkah pencegahan gangguan pernapasan.

Siska juga meminta Dinkes memperluas sosialisasi hingga ke sekolah-sekolah dan lingkungan permukiman. Koordinasi dengan Dinas Pendidikan diperlukan agar edukasi mengenai bahaya kabut asap dapat menjangkau para pelajar.

Posyandu juga dapat menjadi sarana untuk menyampaikan informasi kesehatan kepada masyarakat, khususnya kelompok rentan yang berisiko mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap karhutla.

Selain pembagian masker dan sosialisasi, Siska menekankan pentingnya kesiapsiagaan fasilitas pelayanan kesehatan. Ia meminta puskesmas di Balikpapan siap memberikan pemeriksaan dan penanganan kepada warga yang mengalami keluhan kesehatan, seperti batuk, sesak napas, maupun gejala gangguan pernapasan lainnya.

Langkah tersebut diperlukan agar masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan dapat segera memperoleh pelayanan medis sesuai kebutuhannya.

Siska menilai, penanganan dampak kabut asap harus dilakukan secara menyeluruh melalui edukasi, upaya pencegahan, dan kesiapan pelayanan kesehatan. Dengan demikian, risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap karhutla dapat ditekan.

Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinkes diharapkan segera memperkuat langkah perlindungan tersebut, sehingga masyarakat tidak hanya menerima imbauan, tetapi juga mendapatkan dukungan nyata untuk menjaga kesehatan selama kondisi kabut asap berlangsung. (adv/m/h)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan