Rahmad Mas’ud & Bagus Susetyo Resmi Pimpin Balikpapan hingga 2030

Balikpapan kini resmi memiliki Wali Kota dan Wakil Wali Kota baru untuk periode 2025-2030. Rahmad Mas’ud dan Bagus Susetyo dilantik langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto dalam upacara pelantikan di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis, 20 Februari 2025.

Pelantikan ini menjadi awal bagi kepemimpinan Rahmad Mas’ud dalam melanjutkan pembangunan Kota Balikpapan. Dalam pidatonya, ia menegaskan komitmennya untuk menjadikan Balikpapan sebagai “kota global yang nyaman untuk semua dalam bingkai mahdinatul iman.”

“Terima kasih kepada seluruh warga Balikpapan yang telah kembali memberikan kepercayaan kepada kami untuk memimpin kota ini. Kami akan bekerja keras mewujudkan visi dan misi yang telah kami janjikan. Mari bersama berkolaborasi dan bersinergi untuk menciptakan Balikpapan yang nyaman, maju, dan sejahtera,” ujar Rahmad Mas’ud.

Lima Misi Utama Pemerintahan Rahmad Mas’ud – Bagus Susetyo

Untuk mencapai visinya, Rahmad Mas’ud menyampaikan lima misi utama yang akan menjadi fokus dalam pemerintahannya selama lima tahun ke depan:

1.Membangun pemerintahan yang bersih dan profesional dengan orientasi pelayanan kepada masyarakat.

2.Memenuhi kebutuhan masyarakat Balikpapan, baik dalam aspek ekonomi, sosial, maupun infrastruktur.

3.Mengembangkan perekonomian yang tumbuh berkeadilan, dengan menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja bagi semua warga.

4.Menciptakan kehidupan sosial yang kondusif, demi membangun masyarakat yang sehat dan berpendidikan.

5.Menjaga lingkungan hidup yang sehat dan nyaman, sebagai bagian dari komitmen terhadap keberlanjutan ekosistem Balikpapan.

Selain lima misi utama ini, Rahmad Mas’ud menegaskan bahwa pemerintahannya akan melanjutkan sembilan program prioritas yang telah berjalan sebelumnya. Sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur menjadi tiga fokus utama yang akan terus dikembangkan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Di sektor pendidikan, Pemkot Balikpapan akan tetap memberikan seragam sekolah gratis dari jenjang PAUD hingga SMP. Selain itu, subsidi SPP untuk sekolah swasta juga akan tetap berlanjut guna membantu keluarga yang membutuhkan.

Sementara di sektor kesehatan, program BPJS Kelas 3 gratis bagi bukan penerima upah akan tetap dilanjutkan. Pemerintah berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap warga Balikpapan memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas.

Rahmad Mas’ud menegaskan bahwa dalam 100 hari pertama, Pemkot Balikpapan akan fokus pada beberapa program utama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, antara lain:

•Memperbaiki fasilitas umum, terutama yang sering digunakan warga.

•Melakukan reformasi birokrasi, agar pelayanan publik lebih cepat dan efisien.

•Memastikan ketersediaan air bersih, yang selama ini menjadi salah satu tantangan utama di Balikpapan.

“Kami akan terus bersinergi dengan pemerintah pusat agar program nasional dapat diimplementasikan dengan optimal di daerah. Selain itu, berbagai program daerah juga akan dijalankan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Balikpapan,” tegas Rahmad Mas’ud.

Wakil Wali Kota Bagus Susetyo menambahkan bahwa peran Balikpapan sebagai kota penyangga Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sangat penting. Dengan lokasinya yang strategis dan akses perdagangan internasional yang kuat, Balikpapan berpotensi menjadi kota industri dan jasa yang semakin berkembang.

“Balikpapan harus siap menjadi bagian dari pembangunan nasional. Kita bukan hanya menjadi kota perdagangan lokal, tetapi juga jalur perdagangan dunia yang akan menopang perekonomian Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Bagus Susetyo.

Dalam pelantikan kali ini, terdapat 961 kepala daerah yang resmi dilantik, terdiri dari gubernur, wali kota, bupati, serta para wakilnya. Presiden Prabowo Subianto memilih enam kepala daerah untuk maju ke depan sebagai simbol keterwakilan enam agama yang diakui di Indonesia.

Berikut enam kepala daerah yang dipilih sebagai perwakilan simbolis:

1.Islam: Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal.

2.Katolik: Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda.

3.Buddha: Wali Kota Singkawang, Tjhau Chui Mie.

4.Hindu: Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata.

5.Konghucu: Wali Kota Manado, Andrei Angouw.

6.Kristen Protestan: Bupati Merauke, Yoseph P. Gebze.

Pelantikan ini menjadi momen penting bagi kepemimpinan daerah di seluruh Indonesia, termasuk Balikpapan, untuk bekerja keras dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan menyejahterakan masyarakat.

Dengan kepemimpinan Rahmad Mas’ud dan Bagus Susetyo, diharapkan Balikpapan semakin berkembang sebagai kota global yang nyaman, maju, dan sejahtera. Pemerintah berjanji akan terus menghadirkan kebijakan yang pro-rakyat, memperbaiki infrastruktur, serta meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat.

“Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tugas kita bersama sebagai warga Balikpapan. Dengan sinergi dan kolaborasi, kita bisa mewujudkan Balikpapan sebagai kota yang lebih baik,” tutup Rahmad Mas’ud.

Pos terkait