Pulau Kumala Bersiap Tambah Daya Tarik, Wahana Satwa Mulai Diwacanakan

Mudaetam.com,. Kutai Kartanegara – Pulau Kumala di Tenggarong terus diarahkan menjadi destinasi wisata yang menawarkan semakin banyak pilihan aktivitas bagi pengunjung. Tak hanya mengandalkan panorama kawasan dan fasilitas yang sudah tersedia, Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar) mulai membuka peluang penambahan wahana dan fasilitas baru.

Pengembangan tersebut berjalan seiring dengan rencana penyelesaian pembangunan waterboom yang diharapkan dapat menjadi salah satu daya tarik baru Pulau Kumala. Di luar itu, pemerintah juga tengah melihat kemungkinan menghadirkan fasilitas satwa atau kebun binatang mini di kawasan wisata tersebut.

Kepala Bidang Destinasi Wisata Dispar Kukar, Sadli, mengatakan gagasan menghadirkan fasilitas satwa masih berada pada tahap wacana. Meski demikian, konsep tersebut dinilai berpotensi menambah pilihan aktivitas bagi wisatawan yang datang ke Pulau Kumala.

“Selain waterboom, ada pula wacana untuk menghadirkan kebun binatang atau fasilitas satwa di Pulau Kumala. Namun, untuk saat ini hal tersebut masih sebatas rencana,” kata Sadli, Sabtu (29/8/2026).

Menurutnya, ide tersebut sebelumnya juga sempat dikaitkan dengan kemungkinan membawa satwa dari wilayah Tabang ke Pulau Kumala. Namun, rencana itu tidak bisa dilakukan hanya dengan mempertimbangkan aspek daya tarik wisata.

Keberadaan satwa, kata Sadli, membutuhkan sistem pengelolaan yang matang dan berkelanjutan. Mulai dari penyediaan pakan, perawatan kesehatan, tenaga pengelola hingga kebutuhan kandang dan pemeliharaan sehari-hari harus dipastikan sebelum rencana direalisasikan.

“Bukan hanya soal mendatangkan satwa, tetapi juga harus dipikirkan pemeliharaan, makanan, tenaga penjaga, kesehatan, dan kebutuhan lainnya,” ujarnya.

Karena itu, peluang kerja sama dengan pihak ketiga turut menjadi salah satu alternatif yang dapat dipertimbangkan. Skema tersebut dinilai bisa membuka ruang bagi pihak yang memiliki kapasitas untuk ikut mendukung pengembangan sekaligus pengelolaan fasilitas wisata di Pulau Kumala.

“Kalau nantinya ada pihak ketiga yang memiliki kemampuan untuk ikut mengelola, tentu hal tersebut dapat menjadi salah satu opsi yang dipertimbangkan,” jelasnya.

Dispar Kukar memastikan berbagai gagasan pengembangan tersebut masih akan dikaji. Pemerintah tidak hanya ingin menambah fasilitas, tetapi juga memastikan setiap wahana yang dibangun nantinya mampu dikelola secara optimal dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Saat ini, Pulau Kumala telah memiliki sejumlah fasilitas rekreasi, seperti permainan anak-anak, sepeda, serta kendaraan permainan. Penambahan wahana baru diharapkan dapat membuat pengalaman wisatawan menjadi lebih beragam.

Sadli menegaskan, pengembangan Pulau Kumala akan dilakukan secara bertahap dengan melihat potensi, kebutuhan wisatawan, serta kemampuan pengelolaan kawasan.

“Yang jelas, pengembangan Pulau Kumala akan terus kita dorong. Selain waterboom, diharapkan ke depan dapat ditambah berbagai wahana dan fasilitas lainnya,” tuturnya.

Dengan semakin beragamnya pilihan rekreasi, Pulau Kumala diharapkan tidak sekadar menjadi ruang terbuka untuk berwisata, tetapi berkembang sebagai kawasan rekreasi keluarga yang mampu membuat pengunjung memiliki alasan untuk datang kembali.

Upaya memperkaya daya tarik tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi Dispar Kukar dalam meningkatkan kunjungan wisatawan dan mengoptimalkan potensi Pulau Kumala sebagai salah satu destinasi unggulan di Tenggarong.

“Intinya, pemerintah ingin terus mengembangkan Pulau Kumala agar memiliki lebih banyak daya tarik dan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan,” pungkasnya. (Adv/Disparkukar/m/h)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan