Mudaetam.com, BALIKPAPAN – Komando Pasukan Adat Kalimantan (Kopaskal) Kota Balikpapan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah melalui audiensi bersama DPRD Kota Balikpapan menjelang keikutsertaan mereka dalam Jember Fashion Carnaval (JFC) 2026. Audiensi tersebut diterima langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Budiono, di Gedung DPRD Kota Balikpapan, Senin (13/7/2026).
Dalam pertemuan itu, Kopaskal menyampaikan bahwa mereka menerima undangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Jember untuk mengikuti Jember Fashion Carnaval yang akan berlangsung pada 24–26 Juli 2026. Kontingen Balikpapan dijadwalkan membawa sekitar 80 peserta yang terdiri dari anak-anak dan remaja untuk menampilkan seni dan budaya khas Kalimantan Timur.
Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Budiono, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Kopaskal yang aktif membangun komunikasi dengan pemerintah daerah sebelum mengikuti ajang budaya berskala internasional tersebut.
“Kami menyambut baik keikutsertaan Kopaskal dalam Jember Fashion Carnaval. Ini bukan hanya membawa nama organisasi, tetapi juga membawa nama baik Kota Balikpapan dan Kalimantan Timur melalui seni dan budaya daerah,” ujar Budiono.
Menurutnya, kolaborasi antara organisasi masyarakat dengan pemerintah sangat penting dalam menjaga kelestarian budaya sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kreativitas dan prestasi di tingkat nasional maupun internasional.
“Pemerintah tentu mendukung kegiatan yang positif seperti ini. Namun kami juga mendorong agar Kopaskal segera melengkapi legalitas organisasinya, sehingga ke depan lebih mudah mendapatkan pembinaan maupun akses bantuan hibah dari pemerintah untuk mendukung kegiatan pelestarian budaya,” katanya.
Sementara itu, perwakilan Kopaskal menyampaikan bahwa pihaknya juga mengharapkan dukungan dari Pemerintah Kota Balikpapan, DPRD, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) agar keberangkatan kontingen berjalan lancar.
“Kami membawa sekitar 80 peserta yang didominasi anak-anak dan remaja. Mereka akan memperkenalkan budaya Kalimantan Timur di Jember Fashion Carnaval. Karena itu kami berharap dukungan dari seluruh pihak agar semangat mereka semakin besar dalam membawa nama Balikpapan,” ujar perwakilan Kopaskal.
Terkait kebutuhan pendanaan, Kopaskal mengaku telah mengajukan proposal kepada berbagai instansi dan pihak swasta. Mereka juga membuka peluang bagi masyarakat maupun pelaku usaha yang ingin berpartisipasi memberikan dukungan.
“Kami terus berupaya mencari dukungan dari berbagai pihak agar seluruh peserta dapat berangkat dan tampil maksimal di Jember Fashion Carnaval 2026. Harapannya, keikutsertaan ini dapat menjadi kebanggaan bagi Balikpapan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Kalimantan Timur kepada masyarakat yang lebih luas,” tutupnya.









