Mudaetam.com, BALIKPAPAN – Komitmen untuk membenahi fasilitas pemerintah daerah dengan tetap menjunjung tinggi nilai budaya lokal menjadi fokus utama jajaran legislatif Kota Balikpapan. Pada Selasa, 28 April 2026, Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan melaksanakan peninjauan langsung ke Rumah Jabatan (Rumjab) Wakil Walikota Balikpapan yang berlokasi di Jalan Ars. Muhammad, Klandasan Ulu.
Langkah ini diambil menyusul kondisi bangunan saat ini yang dinilai sudah tidak layak untuk diperbaiki, sehingga muncul rencana strategis untuk melakukan pembangunan ulang secara menyeluruh. Agenda peninjauan lapangan ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, H. Yusri, SE, dengan melibatkan jajaran dinas terkait, yakni Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Balikpapan.
Kehadiran tim teknis dari DPU bertujuan untuk membahas rincian teknis serta mematangkan rencana pembangunan ke depan. Dalam diskusi di lokasi, H. Yusri menekankan bahwa proyek ini harus dikawal dengan matang sejak tahap perencanaan agar hasil akhirnya benar-benar sesuai dengan standar kelayakan bangunan modern namun tetap efisien dari sisi penganggaran.
Lebih lanjut, dalam kesempatan tersebut, Komisi III memberikan penekanan khusus agar pembangunan Rumah Jabatan Wakil Walikota tidak hanya mengedepankan aspek fungsionalitas semata. H. Yusri memberikan saran yang sangat fundamental terkait estetika bangunan, di mana desain arsitektur nantinya diharapkan mampu menonjolkan kekayaan budaya khas Kalimantan Timur, khususnya kearifan lokal yang menjadi jati diri Kota Balikpapan.
Hal ini dipandang penting agar fasilitas negara tersebut memiliki karakter yang kuat dan tidak hanya sekadar menjadi bangunan administratif biasa. Integrasi nilai budaya dalam desain arsitektur ini bertujuan agar fasilitas negara tersebut dapat bertransformasi menjadi simbol identitas daerah yang membanggakan.
Di tengah pesatnya kemajuan pembangunan kota, DPRD Balikpapan menilai perlunya menjaga kelestarian budaya melalui bentuk fisik bangunan pemerintah. Dengan demikian, Rumah Jabatan Wakil Walikota yang baru nantinya tidak hanya berfungsi sebagai tempat kediaman resmi pimpinan daerah, tetapi juga sebagai representasi wajah budaya Balikpapan yang harmonis dengan modernitas.
Kunjungan ini diakhiri dengan kesepakatan untuk terus memantau perkembangan draf desain dan kesiapan teknis agar proses pembangunan dapat segera direalisasikan sesuai dengan target yang telah direncanakan. (Jer/H)









