Mudaetam.com, BALIKPAPAN – Komitmen untuk menjadikan Balikpapan sebagai kota yang inklusif dan berbudaya terus diperkuat melalui dialog aktif antara jajaran legislatif dan para pelaku seni. Pada Senin, 27 April 2026, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, H. Yono Suherman, S.T., menerima kunjungan audiensi dari jajaran pengurus Lembaga Seni Bergerak. Pertemuan yang berlangsung khidmat di Ruang Kerja Wakil Ketua DPRD ini menjadi momentum penting bagi pengembangan sektor kesenian di Kota Beriman, di mana aspirasi para penggiat seni didengar langsung oleh pemangku kebijakan.
Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari permohonan audiensi yang diajukan oleh Lembaga Seni Bergerak guna membahas berbagai tantangan serta peluang dalam memajukan sektor kesenian daerah. Dalam diskusi yang berlangsung hangat tersebut, H. Yono Suherman secara aktif menyerap berbagai masukan terkait program-program kreatif yang sedang maupun akan dijalankan.
Dialog ini difokuskan pada upaya kolektif untuk memajukan ekosistem seni lokal agar memiliki daya saing yang lebih kuat, baik di tingkat regional maupun nasional. Beliau menekankan bahwa kreativitas masyarakat adalah aset berharga yang membutuhkan wadah serta dukungan kebijakan yang tepat agar dapat terus tumbuh dan memberikan dampak positif bagi identitas kota.
Lebih lanjut, H. Yono Suherman menegaskan bahwa DPRD Kota Balikpapan memiliki komitmen jangka panjang dalam mendukung setiap wadah kreativitas masyarakat. Melalui fungsi pengawasan dan penganggaran, legislatif berupaya memastikan bahwa sektor seni dan budaya mendapatkan porsi perhatian yang layak dalam skema pembangunan kota.
Pertemuan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi semata, tetapi juga melahirkan kolaborasi strategis antara pemerintah dan komunitas seni untuk menciptakan program-program yang inovatif dan berkelanjutan.
Dengan adanya sinergi yang harmonis ini, visi Balikpapan sebagai kota yang maju tanpa meninggalkan akar budayanya dapat segera terwujud, memberikan ruang seluas-luasnya bagi para seniman untuk terus berkarya dan berdaya. (Jer/H)









