Mudaetam.com, BALIKPAPAN – Komitmen dalam menjaga perlindungan konsumen dan kualitas pangan kembali ditegaskan oleh jajaran legislatif Kota Balikpapan. Komisi II DPRD Kota Balikpapan melaksanakan kunjungan lapangan ke Unit Pelaksana Teknis (UPT) Rumah Potong Unggas (RPU), Selasa (28/4/2026), guna memastikan standar kesehatan dan kelayakan produk unggas yang beredar di masyarakat.
Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah, bersama anggota komisi lainnya. Dalam peninjauan itu, rombongan melihat secara langsung proses pemotongan unggas hingga kondisi fasilitas pendukung yang digunakan.
Fauzi menegaskan pentingnya peran RPU dalam menjaga kualitas pangan asal hewan. Ia menyebut bahwa pengawasan terhadap fasilitas ini tidak boleh diabaikan karena berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat.
“RPU ini adalah garda terdepan dalam memastikan produk unggas yang dikonsumsi masyarakat aman dan higienis. Kami ingin memastikan seluruh prosesnya sudah sesuai dengan standar yang berlaku,” ujar Fauzi di sela-sela kunjungan.
Ia juga menambahkan bahwa DPRD akan terus mendorong peningkatan fasilitas dan pelayanan di RPU agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.
“Kami melihat masih ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan, baik dari sisi infrastruktur maupun manajemen operasional. Ini akan menjadi catatan penting untuk ditindaklanjuti bersama pemerintah kota,” lanjutnya.
Selain melakukan inspeksi, Komisi II juga berdialog dengan pengelola UPT RPU serta perwakilan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DP3) Kota Balikpapan. Dalam diskusi tersebut, berbagai kendala teknis yang dihadapi di lapangan turut dibahas secara terbuka.
Perwakilan pengelola RPU menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya menjaga standar operasional meskipun menghadapi sejumlah keterbatasan.
“Kami berkomitmen untuk menjaga kualitas dan kebersihan proses pemotongan, namun memang ada beberapa kendala yang perlu dukungan lebih lanjut dari pemerintah,” ungkap salah satu pengelola.
Melalui kunjungan ini, DPRD Balikpapan berharap dapat merumuskan rekomendasi strategis guna meningkatkan kualitas layanan dan fasilitas di RPU. Dengan pengawasan yang konsisten, diharapkan rantai pasok pangan unggas di Balikpapan tetap aman dari risiko kontaminasi serta mampu menjaga kepercayaan masyarakat terhadap produk lokal.
Sinergi antara legislatif dan instansi teknis pun diharapkan terus diperkuat sebagai langkah nyata dalam mewujudkan kemandirian pangan yang sehat dan berkualitas di Kota Balikpapan.









