Longsor Rusak Rumah Warga di Dusun Tani Jaya, GMPRI Kaltim Serukan Investigasi dan Perlindungan Lingkungan

Desa Batuah, [Tanggal] — Bencana tanah longsor yang melanda Dusun Tani Jaya, Desa Batuah, mengakibatkan kerusakan parah pada salah satu rumah warga dan memicu kekhawatiran mendalam di tengah masyarakat. Kejadian ini semakin menguatkan dugaan warga bahwa aktivitas tambang dan pengeboran yang berlokasi tidak jauh dari permukiman menjadi salah satu pemicu utama terjadinya longsor.

Ketua Bidang Pengorganisasian Masa DPD GMPRI KALTIM, Andi Hafiz, yang juga merupakan pemuda asal Dusun Tani Jaya, menyampaikan pernyataan terbuka mewakili suara warga. Ia mendesak pihak dusun dan pemerintah desa untuk segera melakukan investigasi secara terbuka dan melibatkan tenaga ahli di bidang geologi dan lingkungan.

“Kami menduga kuat bahwa longsor dan kerusakan rumah warga ini berkaitan dengan aktivitas tambang dan pengeboran yang letaknya sangat dekat dengan pemukiman. Warga sudah lama merasa resah, dan kejadian ini menjadi bukti bahwa kekhawatiran kami bukan tanpa dasar,” ujar Andi Hafiz.

Warga menilai aktivitas alat berat yang berlangsung di sekitar kawasan pemukiman telah berpotensi melemahkan struktur tanah. Kondisi tersebut diperparah oleh minimnya pengawasan dari pihak berwenang serta tidak adanya sistem peringatan dini di area rawan bencana.

Melalui Andi Hafiz, warga Dusun Tani Jaya menyampaikan tiga tuntutan utama kepada pemerintah desa dan pihak terkait:

1.Investigasi Transparan: Segera dilakukan penyelidikan resmi oleh pemerintah desa dengan pendampingan tenaga ahli geologi dan lingkungan untuk mengungkap penyebab longsor.

2.Evaluasi Perizinan: Melakukan evaluasi ketat terhadap perizinan aktivitas tambang dan pengeboran yang diduga berpotensi merusak lingkungan dan mengancam keselamatan warga.

3.Tindakan Cepat untuk Korban: Menyediakan langkah evakuasi, bantuan darurat, dan pemulihan rumah bagi warga terdampak.

“Kami menyampaikan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan bersama. Jangan sampai menunggu ada korban jiwa baru semua pihak mau bertindak. Yang dibutuhkan sekarang adalah langkah nyata dan keseriusan semua pihak,” tegas Andi Hafiz.

Warga berharap pemerintah desa memprioritaskan keselamatan dan keamanan masyarakat serta memastikan perlindungan lingkungan di wilayah mereka.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *