Japar Sebut Budidaya Rumput Gajah Jadi Solusi Keterbatasan Pakan Ternak di Balikpapan

Mudaetam.com, BALIKPAPAN – Pengembangan budidaya rumput gajah terus didorong sebagai salah satu solusi untuk mengatasi keterbatasan pakan ternak yang masih dihadapi peternak di Kota Balikpapan. Upaya tersebut diperkuat melalui penyaluran bantuan pupuk urea oleh Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) kepada kelompok peternak di Balikpapan Timur.

Penyerahan bantuan yang berlangsung di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kelurahan Teritip, Kamis (25/6/2026), turut dihadiri Anggota DPRD Kota Balikpapan, Japar Sidik.

Sebanyak 50 karung pupuk urea dengan berat masing-masing 50 kilogram disalurkan kepada peternak yang tergabung dalam sejumlah kelompok peternak di Balikpapan.

Pupuk urea tersebut akan dimanfaatkan untuk meningkatkan kesuburan lahan pakan ternak, khususnya rumput gajah yang menjadi sumber pakan utama bagi sapi. Dengan pertumbuhan rumput yang lebih cepat dan berkualitas, kebutuhan pakan ternak diharapkan dapat terpenuhi secara lebih optimal.

Japar Sidik menilai pengembangan lahan rumput gajah memiliki peran penting dalam mendukung keberlanjutan usaha peternakan. Menurutnya, ketersediaan pakan yang cukup menjadi salah satu faktor utama dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas ternak.

Selain memberikan bantuan pupuk, pemerintah juga mendorong peternak untuk mengembangkan budidaya rumput gajah secara mandiri. Langkah ini dinilai strategis mengingat keterbatasan lahan pakan masih menjadi kendala yang kerap dihadapi peternak dalam mengembangkan usaha penggemukan sapi.

Peningkatan alokasi bantuan pupuk pada tahun ini juga diharapkan mampu mempercepat pengembangan lahan pakan. Jika sebelumnya peternak menerima 50 kilogram pupuk per hektare, kini jumlahnya meningkat menjadi 100 kilogram per hektare.

Melalui dukungan tersebut, pemerintah berharap peternak dapat mengurangi ketergantungan terhadap pasokan pakan dari luar dan lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan ternak. Dengan ketersediaan pakan yang terjaga, sektor peternakan lokal diharapkan semakin berkembang dan mampu meningkatkan daya saing di tengah persaingan pasar yang semakin ketat. (*)

Pos terkait