Dispar Kukar Perkuat Fasilitas Bukit Mahoni, Dukung Kenyamanan Wisatawan

Mudaetam.com, KUTAI KARTANEGARA – Pengembangan destinasi wisata berbasis masyarakat tidak hanya bergantung pada daya tarik alam, tetapi juga kesiapan sarana dan kualitas pelayanan. Upaya tersebut menjadi perhatian Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui dukungan fasilitas senilai sekitar Rp200 juta bagi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Mentari, pengelola wisata Bukit Mahoni di Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tenggarong Seberang.

Bantuan yang diberikan pada 2024 itu dimanfaatkan untuk menunjang operasional kawasan wisata sekaligus meningkatkan kenyamanan pengunjung. Berbagai perlengkapan disediakan berdasarkan kebutuhan pengelola agar dapat digunakan secara langsung dalam mendukung aktivitas wisata.

Ketua Pokdarwis Mentari, Lucky Anisa, mengatakan penentuan jenis bantuan dilakukan dengan terlebih dahulu memetakan kebutuhan di lapangan. Langkah tersebut bertujuan memastikan fasilitas yang diterima benar-benar memiliki manfaat bagi pengelolaan destinasi.

“Kami melihat dulu kebutuhan yang paling prioritas, karena setiap fasilitas punya fungsi masing-masing. Sejak awal kami mempertimbangkan penggunaannya agar sarana yang diberikan tidak hanya tersimpan, tetapi benar-benar dipakai,” ujar Lucky, Senin (7/9/2026).

Sejumlah fasilitas yang diterima meliputi meja dan kursi taman untuk menunjang kenyamanan wisatawan saat beristirahat. Selain itu, tersedia generator untuk mendukung kebutuhan operasional serta trampolin sebagai sarana aktivitas tambahan bagi pengunjung.

Dukungan juga diberikan untuk menunjang aktivitas pada malam hari melalui lampu gantung. Sementara itu, perangkat handy talky membantu anggota Pokdarwis berkomunikasi dan berkoordinasi ketika menjalankan tugas di sejumlah titik kawasan wisata.

Menurut Lucky, komunikasi yang lancar menjadi salah satu kebutuhan penting dalam pengelolaan destinasi, terutama ketika petugas tidak berada di lokasi yang sama. Dengan perangkat komunikasi tersebut, koordinasi antaranggota dapat berjalan lebih mudah sehingga pelaksanaan tugas di lapangan lebih terarah.

“Alat komunikasi seperti handy talky sangat membantu karena anggota yang bertugas tidak selalu berada di satu titik. Koordinasi di kawasan wisata jadi lebih mudah ketika masing-masing petugas bisa saling berkomunikasi,” jelasnya.

Ia menambahkan, keberadaan fasilitas tersebut memberikan dukungan bagi Pokdarwis Mentari dalam menjalankan operasional dan memberikan pelayanan kepada wisatawan. Pengelola pun berupaya memanfaatkan setiap perlengkapan sesuai peruntukannya agar manfaat bantuan dapat dirasakan secara berkelanjutan.

“Jadi, bukan hanya soal menerima bantuan, tetapi bagaimana sarana tersebut bisa ikut mendukung kegiatan dan membuat pengelolaan Bukit Mahoni semakin baik,” katanya.

Dukungan sarana pariwisata ini menjadi bagian dari upaya memperkuat peran kelompok masyarakat dalam mengelola potensi wisata daerah. Ketersediaan fasilitas yang memadai diharapkan dapat membantu pengelola meningkatkan kualitas layanan, menciptakan pengalaman berkunjung yang lebih nyaman, serta mendorong pengembangan destinasi secara bertahap.

Melalui dukungan tersebut, Dispar Kukar turut mendorong pengelola wisata agar mampu mengoptimalkan potensi yang dimiliki. Sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan menjadi modal penting untuk menjaga keberlanjutan destinasi sekaligus memperkuat sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak ekonomi lokal. (adv/disparkukar/m/h)

Pos terkait