Dies Natalis ke-72 GMNI, GMNI Balikpapan serukan peningkatan kualitas kader untuk wujudkan PASAL 33 Undang-Undang Dasar Tahun 1945.

Balikpapan — Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-72 Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), GMNI Balikpapan menyatakan komitmennya untuk melakukan reformasi kader secara besar-besaran. Peringatan yang mengusung semangat nasionalisme ini dijadikan momentum strategis untuk menggenjot kualitas sumber daya manusia kader sebagai ujung tombak perjuangan di kota minyak.

Ibrahim Ketua GmnI Balikpapan dalam sambutannya menegaskan bahwa seruan peningkatan kualitas kader bukan sekadar retorika belaka. Menurutnya, di usia yang ke-72, GmnI dituntut untuk melahirkan kader-kader yang tidak hanya solid secara ideologis, tetapi juga kompeten secara intelektual dan matang dalam kepemimpinan.

“Kami serukan peningkatan kualitas kader secara fundamental. Ini adalah syarat mutlak untuk mewujudkan cita-cita konstitusi, khususnya Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945. Pasal 33 adalah jantung kemandirian bangsa. Jika kadernya berkualitas, maka perjuangan mengembalikan sumber daya alam untuk kesejahteraan rakyat akan semakin nyata,” ujar IBRAHIM Ketua GMNI Balikpapan.

Pernyataan tersebut merespons dinamika politik dan ekonomi di Indonesia terkhusus di Kalimantan Timur yang tengah bertransformasi menjadi Ibu Kota Nusantara (IKN). GMNI Balikpapan menilai bahwa potensi sumber daya alam yang besar di wilayah tersebut harus dikelola dengan prinsip-prinsip Pasal 33 Undang-Undang Dasar Tahun 1945, yaitu dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

“Kader GMNI harus menjadi garda terdepan dalam mengawal kebijakan sumber daya alam. Kami tidak ingin kekayaan alam Kalimantan hanya dinikmati oleh segelintir orang. Dengan kader yang berkualitas yang paham ideologi Marhaen, cerdas, dan berintegritas—kami yakin implementasi Pasal 33 UUD 1945 bisa diwujudkan.”

Di akhir pernyataannya, ketua GMNI Balikpapan mengajak seluruh elemen mahasiswa dan pemuda di Balikpapan untuk bergerak bersama mengawal persoalan Bangsa serta memastikan bahwa pembangunan Bangsa tidak menyimpang dari cita” founding father.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *