Mudaetam.com, KUTAI KARTANEGARA – Pengembangan wisata Danau Semayang di Desa Semayang, Kecamatan Kenohan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), tidak hanya bergantung pada keindahan alam, tetapi juga pada keterlibatan masyarakat dalam mengelola potensi yang dimiliki desa. Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dikma Lestari menjadi salah satu penggerak upaya tersebut dengan menghubungkan kegiatan pariwisata, produk lokal, dan layanan bagi pengunjung.
Di tengah keterbatasan sumber daya manusia, Pokdarwis Dikma Lestari tetap berupaya menjalankan berbagai kegiatan untuk mendukung perkembangan destinasi. Dari sekitar 12 anggota yang terdaftar, tiga hingga lima orang secara rutin terlibat dalam aktivitas sehari-hari.
Ketua Pokdarwis Dikma Lestari, Mariatul Husna, mengatakan anggota yang aktif menjadi tumpuan kelompok dalam menjalankan kegiatan, mulai dari mendukung pengelolaan kawasan wisata hingga memperkenalkan potensi Desa Semayang kepada pengunjung.
“Anggota kami sekitar 12 orang, tetapi yang aktif dalam kegiatan sehari-hari biasanya tiga sampai lima orang. Mereka yang selama ini membantu menjalankan kegiatan Pokdarwis dan mendukung pengelolaan wisata Danau Semayang,” ujar Mariatul, Kamis (10/9/2026).
Menurutnya, Pokdarwis Dikma Lestari mulai terbentuk sekitar 2021 atau menjelang 2022. Kelompok tersebut kemudian memperoleh surat keputusan dari pemerintah kabupaten pada 2022 sebagai landasan kelembagaan untuk mendukung pengembangan pariwisata desa.
Keberadaan kelompok ini diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengambil bagian dalam pengelolaan destinasi. Dengan keterlibatan warga, potensi wisata tidak hanya menjadi daya tarik bagi pengunjung, tetapi juga dapat membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.
Salah satu upaya yang dilakukan ialah memperkenalkan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbahan dasar ikan hasil olahan warga. Produk seperti kerupuk ikan belida, abon ikan, dan ikan asin menjadi bagian dari potensi lokal yang dapat ditawarkan kepada wisatawan.
Melalui kegiatan tersebut, kunjungan wisata diharapkan memberikan manfaat yang lebih luas. Wisatawan tidak hanya menikmati suasana Danau Semayang, tetapi juga berkesempatan mengenal dan membeli produk khas masyarakat Desa Semayang.
Pokdarwis Dikma Lestari turut mendukung pemanfaatan homestay sebagai fasilitas penunjang bagi wisatawan yang ingin menginap. Keberadaan penginapan ini menjadi salah satu unsur penting dalam meningkatkan kenyamanan pengunjung sekaligus memperpanjang pengalaman berwisata di kawasan Danau Semayang.
Meski demikian, pengelolaan homestay masih memerlukan pembenahan. Instalasi air belum berfungsi optimal, sementara sejumlah bagian atap mengalami kebocoran. Perbaikan fasilitas tersebut diperlukan agar layanan penginapan dapat semakin menunjang kebutuhan wisatawan.
Mariatul menilai, pengembangan destinasi membutuhkan kerja sama dan keterlibatan masyarakat secara berkelanjutan. Karena itu, ia berharap semakin banyak anggota yang berpartisipasi aktif sehingga kegiatan kelompok dapat berjalan lebih optimal.
“Kami berusaha tetap menjalankan kegiatan yang bisa dilakukan. Yang terpenting, kami tetap berupaya mendukung pengembangan wisata di desa agar potensi Danau Semayang semakin dikenal masyarakat,” katanya.
Ke depan, Pokdarwis Dikma Lestari berharap penguatan organisasi, pembenahan fasilitas, dan promosi produk lokal dapat berjalan beriringan. Ketiga aspek tersebut dinilai penting untuk mendukung perkembangan pariwisata yang tidak hanya mengandalkan daya tarik alam, tetapi juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk terlibat dan memperoleh manfaat ekonomi.
Dengan semangat gotong royong, Pokdarwis Dikma Lestari terus berupaya menjaga potensi Danau Semayang agar semakin dikenal sebagai destinasi wisata di Kukar. Dukungan anggota dan masyarakat menjadi modal penting untuk mengembangkan pariwisata desa sekaligus memperkenalkan produk unggulan lokal kepada khalayak yang lebih luas. (adv/disparkukar/m/h)









