KUTAI KARTANEGARA – Perjuangan menghadirkan akses pendidikan yang merata di Kutai Kartanegara (Kukar) terus dilakukan.
Anggota DPRD Kukar dari Fraksi Gerindra, Hendra, menempuh perjalanan sekitar empat jam menuju Desa Manamang Kiri, Kecamatan Muara Kaman.
Desa paling utara yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Kutai Timur — untuk menyerahkan Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) jalur aspirasi Budisatrio Djiwandono, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra.
Kegiatan penyerahan berlangsung di SDN 18 Manamang Kiri, dan dihadiri oleh kepala adat desa, perwakilan kepala desa, serta kepala sekolah dan guru setempat.
Hendra hadir bersama Tenaga Ahli (TA) Budisatrio Djiwandono, Nasrullah.
Meski akses jalan masih sulit dilalui, Hendra datang langsung memastikan beasiswa benar-benar diterima secara utuh oleh para siswa penerima.
“Ini merupakan kunjungan saya yang kedua ke Desa Manamang Kiri setelah agenda reses beberapa waktu lalu. Kami ingin memastikan bantuan ini sampai ke tangan yang tepat. Anak-anak di pelosok justru harus lebih diperhatikan karena semangat belajar mereka luar biasa,” ungkap Hendra.
Menurutnya, Beasiswa PIP jalur aspirasi Budisatrio Djiwandono menjadi bukti komitmen Gerindra dalam memperjuangkan pemerataan pendidikan.
Ia berharap bantuan tersebut bisa meringankan beban orang tua dan menjadi dorongan agar anak-anak di daerah terpencil tidak berhenti sekolah.
Selain menyerahkan beasiswa, Hendra juga membagikan susu kepada siswa SDN 18 Manamang Kiri, sebagai bentuk dukungan terhadap program pencegahan stunting yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
Ia menegaskan akan memperjuangkan agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) segera terealisasi di sekolah tersebut.
Kepala Sekolah SDN 18 Manamang Kiri menyampaikan rasa terima kasih kepada Hendra dan Budisatrio Djiwandono atas perhatian mereka terhadap dunia pendidikan di daerah terpencil.
“Beasiswa ini sangat berarti bagi siswa kami. Terima kasih atas fasilitasi yang diberikan, semoga program ini terus berlanjut,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Adat Desa Manamang Kiri juga memberikan apresiasi tinggi atas kunjungan tersebut.
“Jarang ada anggota dewan yang mau datang ke sini karena jaraknya jauh. Kami sangat berterima kasih karena anak-anak kami kini bisa merasakan manfaat dari program PIP aspirasi ini. Semoga kebaikan seperti ini terus berlanjut,” ucapnya. (*)









