Banjir Kembali Rendam Bontang, HMB Cabang Balikpapan Soroti Penyebab dan Siap Bantu Pemerintah

 6 April 2025 – Banjir kembali melanda Kota Bontang pada Minggu (6/4), menyebabkan kerusakan dan gangguan aktivitas warga. Sejumlah ruas jalan terendam, bahkan air dilaporkan masuk hingga ke rumah-rumah penduduk. Melihat kondisi ini, Himpunan Mahasiswa Bontang (HMB) Cabang Balikpapan angkat suara dan menyampaikan sikap serta hasil kajian mereka terhadap penyebab bencana tersebut.

Ketua HMB Cabang Balikpapan, Rama, menyebut bahwa banjir yang berulang ini merupakan hasil dari sejumlah faktor yang seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah. Berdasarkan kajian yang dilakukan, HMB mengidentifikasi tiga penyebab utama banjir di Kota Bontang: sedimentasi yang menumpuk di Daerah Aliran Sungai (DAS), saluran air yang tersumbat, serta minimnya daerah resapan.

“Dari hasil kajian HMB Cabang Balikpapan, kami menemukan beberapa penyebab yang terus berulang di setiap kejadian banjir di Bontang. Ini menunjukkan bahwa masalah tersebut belum diselesaikan secara menyeluruh,” ujar Rama.

Banjir besar seperti ini bukan kali pertama terjadi. Rama mengingatkan peristiwa serupa pada tahun 2019 silam yang bahkan terjadi bertepatan dengan Hari Raya Idulfitri. Kala itu, banjir juga disebabkan oleh curah hujan tinggi yang memicu luapan sungai. Meskipun telah dilakukan pelebaran sungai sejak saat itu, hal tersebut belum mampu menanggulangi banjir secara efektif jika debit air terlalu tinggi.

“Curah hujan yang tinggi ditambah dengan kondisi pasang air laut menjadi kombinasi yang fatal. Sungai yang seharusnya mengalir ke laut justru mengalami hambatan karena air laut yang naik, sehingga air sungai meluap dan menggenangi pemukiman,” tambahnya.

Dalam menyikapi kondisi ini, HMB Cabang Balikpapan tak hanya berhenti pada kritik. Mereka berencana bertemu langsung dengan Pemerintah Kota Bontang dalam waktu dekat untuk menyerahkan hasil kajian mereka serta memberikan sejumlah rekomendasi kebijakan dan langkah penanganan jangka panjang.

“Dalam waktu dekat ini kami akan berdiskusi dengan pemerintah kota. Kami berharap hasil kajian ini bisa menjadi masukan berarti dalam menyusun solusi yang lebih konkret dan berkelanjutan,” tutup Rama, mahasiswa semester 6 itu.

HMB Cabang Balikpapan menyatakan komitmennya untuk terus mengawal isu-isu daerah dan berkontribusi aktif dalam penanganan permasalahan yang dihadapi masyarakat Bontang, khususnya bencana banjir yang kerap terjadi setiap tahunnya.

Pos terkait