JAKARTA – Agung Syahrir, pemuda asal Kalimantan Timur, terpilih menjadi salah satu peserta dalam kegiatan Pemuda Parlemen Indonesia yang diselenggarakan di Jakarta pada pekan ini.
Kegiatan tersebut mempertemukan generasi muda dari seluruh provinsi di Tanah Air untuk mendalami sistem demokrasi, peran parlemen, serta meningkatkan kapasitas kepemimpinan politik pemuda Indonesia.
Program Pemuda Parlemen Indonesia merupakan wadah pembelajaran yang diinisiasi oleh lembaga legislatif nasional bersama sejumlah mitra kepemudaan.
Melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan pengalaman langsung mengenai proses legislasi, mekanisme pengambilan keputusan, serta simulasi persidangan sebagaimana dilakukan di parlemen sesungguhnya.
Agung Syahrir menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam ajang tersebut menjadi pengalaman berharga dan langkah nyata untuk memperluas wawasan kebangsaan.
Ia menilai kegiatan ini penting sebagai ruang pembelajaran bagi pemuda untuk memahami secara langsung dinamika politik dan sistem pemerintahan yang demokratis.
“Kegiatan Pemuda Parlemen Indonesia bukan hanya tempat belajar teori, tapi juga praktik bagaimana pemuda dapat berperan dalam proses demokrasi. Saya berharap pengalaman ini bisa saya bawa pulang untuk menginspirasi teman-teman di Kalimantan Timur agar lebih aktif terlibat dalam kegiatan sosial dan politik,” ujar Agung, Jumat (14/10).
Menurut Agung, peran pemuda saat ini sangat strategis dalam mendorong perubahan, terutama di tingkat daerah.
Dengan pemahaman yang baik tentang mekanisme parlemen dan kebijakan publik, pemuda diharapkan dapat menjadi bagian dari solusi terhadap berbagai persoalan masyarakat.
“Saya percaya, keterlibatan anak muda dalam ruang kebijakan bukan sekadar simbolik, tetapi harus nyata. Pemuda perlu diberi ruang untuk berpendapat, mengawasi, dan memberikan gagasan segar dalam setiap proses pembangunan,” tambahnya.
Agung juga mengungkapkan rasa bangganya dapat membawa nama Kalimantan Timur di tingkat nasional.
Ia berharap ke depan, semakin banyak anak muda dari daerah yang mau mengambil peran serupa untuk memperjuangkan aspirasi daerah melalui jalur positif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Kegiatan Pemuda Parlemen Indonesia sendiri diisi dengan berbagai agenda seperti pembekalan materi tentang fungsi dan peran parlemen, pelatihan kepemimpinan, diskusi publik bersama anggota DPR, hingga simulasi rapat kerja komisi. Seluruh peserta juga diajak untuk merumuskan rekomendasi kebijakan yang relevan dengan isu-isu kepemudaan di daerah masing-masing.
Agung menilai, salah satu nilai penting dari kegiatan ini adalah kesempatan untuk berjejaring dengan pemuda dari berbagai latar belakang, baik akademisi, aktivis, maupun pelaku sosial. Melalui interaksi tersebut, peserta dapat saling bertukar gagasan dan membangun kolaborasi lintas daerah.
“Saya ingin pengalaman ini menjadi pemicu semangat baru bagi generasi muda Kalimantan Timur. Kita tidak boleh apatis terhadap politik, karena di sanalah arah kebijakan publik ditentukan,” tegasnya.
Melalui partisipasi di ajang Pemuda Parlemen Indonesia, Agung berharap mampu menjadi bagian dari gerakan pemuda yang kritis, berintegritas, dan peduli terhadap pembangunan bangsa.
Ia meyakini bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah kecil, salah satunya melalui partisipasi aktif generasi muda dalam proses politik yang sehat dan transparan.









