Mudaetam.com, KUTAI KARTANEGARA – Upaya menghadirkan pengalaman wisata yang aman dan nyaman terus dilakukan di Pantai Tanah Merah Tanjung Harapan, Kecamatan Samboja. Tidak hanya mengandalkan pengelola, pembenahan kawasan wisata juga melibatkan masyarakat melalui semangat gotong royong.
Sejumlah unsur masyarakat, mulai dari Lembaga Adat, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), petugas pantai hingga anggota Linmas, bersama-sama melakukan perbaikan akses jalan menuju kawasan pantai.
Pembenahan tersebut menyasar jalur dari pos luar menuju pos dalam dengan panjang sekitar 500 meter. Kondisi sejumlah titik jalan yang mengalami kerusakan menjadi perhatian bersama lantaran merupakan akses yang digunakan wisatawan untuk menuju kawasan pantai.
Pengelola Pantai Tanah Merah, Sugeng Hariyadi, mengatakan keterlibatan masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian bersama terhadap keberlangsungan destinasi wisata.
“Ini kami lakukan secara swadaya bersama masyarakat. Tujuannya agar akses masuk ke pantai bisa lebih nyaman dan aman bagi pengunjung,” ujar Sugeng, Senin (10/8/2026).
Menurut Sugeng, pembenahan akses menjadi bagian penting dalam menjaga kenyamanan wisatawan. Terlebih, kondisi jalan yang kurang baik sebelumnya sempat membuat pengunjung mengalami insiden saat melintas.
Kondisi tersebut kemudian mendorong pengelola bersama masyarakat untuk mengambil langkah perbaikan secara gotong royong.
“Kami melihat ini sebagai tanggung jawab bersama. Kalau aksesnya nyaman, wisatawan juga tentu lebih tenang saat berkunjung,” katanya.
Semangat gotong royong tersebut menjadi salah satu modal penting dalam pengembangan Pantai Tanah Merah Tanjung Harapan. Masyarakat tidak hanya berperan sebagai bagian dari lingkungan sekitar destinasi, tetapi juga ikut menjaga fasilitas dan memberikan dukungan terhadap aktivitas kepariwisataan.
Di sisi lain, pengelola menyadari masih terdapat sejumlah kebutuhan pembenahan yang perlu dilakukan secara bertahap. Salah satunya berkaitan dengan akses jalan dan sarana pendukung wisata.
Sugeng menjelaskan, sebagian ruas jalan berada di kawasan Bukit Soeharto sehingga proses pembangunan menggunakan anggaran pemerintah memiliki sejumlah ketentuan yang perlu diperhatikan.
Karena itu, untuk sementara pembenahan dilakukan melalui swadaya dan kolaborasi masyarakat agar akses wisata tetap dapat digunakan dengan lebih baik.
“Kami berharap ke depan ada perhatian lebih terhadap akses jalan maupun sarana pendukung lainnya. Sebab, infrastruktur yang baik tentu akan memberikan dampak positif bagi perkembangan destinasi,” tuturnya.
Upaya sederhana yang dilakukan secara bersama tersebut menjadi gambaran bahwa pengembangan pariwisata tidak hanya bertumpu pada pembangunan fisik, tetapi juga membutuhkan kepedulian dan partisipasi masyarakat.
Dengan dukungan berbagai pihak, Pantai Tanah Merah Tanjung Harapan diharapkan semakin siap memberikan pengalaman wisata yang nyaman sekaligus terus berkembang sebagai destinasi pilihan masyarakat di Kecamatan Samboja dan sekitarnya.
Semangat kolaborasi antara pengelola, masyarakat dan pemerintah pun diharapkan menjadi kekuatan dalam menjaga keberlanjutan destinasi wisata sekaligus mendorong potensi ekonomi masyarakat di sekitar kawasan.
(adv/disparkukar)









