Reses Dapil Balikpapan Selatan: Hj. Suwarni Kawal Percepatan Semenisasi Jalan Lingkungan

Mudaetam.com, BALIKPAPAN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan terus bergerak aktif dalam menjalankan fungsi penyerapan aspirasi guna menjembatani kebutuhan riil masyarakat dengan kebijakan pemerintah daerah. Komitmen tersebut diwujudkan oleh Anggota DPRD Kota Balikpapan Daerah Pemilihan (Dapil) Balikpapan Selatan, Hj. Suwarni, S.H., melalui agenda Reses Masa Sidang II Tahun Sidang 2025/2026 yang digelar di kediamannya, Jumat (1/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung hangat dan interaktif itu dihadiri puluhan warga yang antusias menyampaikan berbagai persoalan lingkungan yang mereka hadapi sehari-hari. Dalam dialog terbuka tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah kebutuhan prioritas, mulai dari perbaikan jalan lingkungan, normalisasi drainase, hingga penambahan fasilitas penerangan jalan umum (PJU).

Salah satu persoalan yang paling banyak disampaikan warga ialah kondisi jalan lingkungan yang rusak dan belum tersentuh semenisasi, sehingga menyulitkan mobilitas masyarakat terutama saat musim hujan.

Menanggapi hal itu, Hj. Suwarni menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat akan dikawal secara serius agar dapat masuk dalam prioritas pembangunan pemerintah kota.

“Kehadiran saya di sini bukan hanya sekadar seremonial. Reses adalah kewajiban kami sebagai anggota DPRD untuk turun langsung mendengar, mencatat, dan memperjuangkan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat,” ujar Hj. Suwarni di hadapan warga.

Ia juga menekankan bahwa persoalan infrastruktur dasar seperti jalan lingkungan dan drainase merupakan kebutuhan mendesak yang harus segera ditangani demi kenyamanan masyarakat.

“Jalan lingkungan yang layak itu kebutuhan dasar warga. Banyak usulan terkait semenisasi dan perbaikan akses jalan yang tadi disampaikan, dan ini akan kami kawal agar bisa direalisasikan melalui program pemerintah,” tegasnya.

Selain infrastruktur jalan, warga juga mengeluhkan buruknya sistem drainase yang menyebabkan genangan hingga banjir saat intensitas hujan tinggi. Kondisi tersebut dinilai mengganggu aktivitas masyarakat serta berpotensi merusak lingkungan permukiman.

Tidak hanya itu, minimnya penerangan jalan umum di sejumlah titik juga menjadi perhatian warga karena dinilai berdampak terhadap keamanan lingkungan pada malam hari.

Menjawab berbagai aspirasi tersebut, Hj. Suwarni memastikan seluruh usulan telah dicatat dan akan dibawa dalam pembahasan resmi bersama pemerintah daerah.

“Kami ingin pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat sampai ke lingkungan terkecil. Semua masukan warga hari ini akan kami perjuangkan dan koordinasikan dengan dinas terkait,” katanya.

Sebagai tindak lanjut, hasil reses tersebut nantinya akan dirumuskan ke dalam laporan resmi DPRD untuk kemudian disampaikan kepada Pemerintah Kota Balikpapan sebagai bahan penyusunan prioritas program pembangunan.

Melalui pengawalan anggaran dan kebijakan yang konsisten, diharapkan berbagai kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat Balikpapan Selatan dapat segera terealisasi demi meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan warga secara merata. (Jer/H)

Pos terkait