Balikpapan, Mudaetam.com — 6 Februari 2026 – PT Pegadaian Kantor Wilayah IV Balikpapan menyelenggarakan Ibadah dan Perayaan Natal Tahun2026 pada Jumat, 6 Februari 2026, bertempat di Langen PalikramaKantor Wilayah IV Balikpapan. Kegiatan ini mengusung subtema“Kehadiran yang Bermakna untuk Memberikan Dampak Baik bagiPerusahaan” dan dilaksanakan secara hybrid, sehingga dapat diikutioleh seluruh karyawan dan karyawati Nasrani PT Pegadaian di wilayah Kalimantan.
Penyelenggaraan Ibadah dan Perayaan Natal ini merupakan bagiandari komitmen PT Pegadaian Kanwil IV Balikpapan dalammembangun keseimbangan antara pencapaian kinerja perusahaandengan penguatan nilai spiritual, etika, dan kepedulian sosial di lingkungan kerja. Melalui perayaan Natal ini, perusahaanmendorong seluruh insan Pegadaian untuk terus menghadirkan nilai-nilai positif dalam setiap peran dan tanggung jawabnya, guna memberikan kontribusi nyata bagi keberlanjutan dan pertumbuhanperusahaan.
Rangkaian kegiatan Natal berlangsung dengan khidmat dan penuhmakna, diawali dengan ibadah bersama, puji-pujian, doa, sertarefleksi rohani yang menekankan pentingnya kehadiran setiapindividu sebagai bagian dari ekosistem perusahaan. Subtema yang diangkat menjadi pengingat bahwa kehadiran insan Pegadaian tidakhanya sebatas menjalankan fungsi pekerjaan, namun juga menghadirkan integritas, profesionalisme, serta semangat pelayananyang berdampak positif bagi organisasi.
Sebagai wujud nyata implementasi nilai kepedulian sosial dan tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan sekitar, PT Pegadaian Kanwil IV Balikpapan turut mengundang Panti AsuhanAnak YAMUSA dalam perayaan Natal ini. Pada kesempatantersebut, perusahaan menyerahkan tali asih sebagai bentuk perhatiandan kasih, sekaligus memperkuat semangat berbagi dan empati yang menjadi bagian dari nilai-nilai luhur perusahaan.
Pelaksanaan kegiatan secara hybrid memungkinkan seluruhkaryawan dan karyawati Nasrani PT Pegadaian di wilayah Kalimantan untuk berpartisipasi dan merasakan kebersamaan dalamperayaan Natal, tanpa terbatas oleh jarak dan lokasi kerja. Hal inisejalan dengan upaya perusahaan dalam membangun keterlibatankaryawan (employee engagement) yang inklusif dan berkelanjutan.
Pengurus Panti Asuhan Anak YAMUSA, Pdt. Stenly Hendri Ruly Wowor, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atasperhatian yang diberikan oleh PT Pegadaian Kanwil IV Balikpapan.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada PT Pegadaian Kanwil IV Balikpapan atasundangan serta tali asih yang diberikan. Kehadiran PT Pegadaiandalam kegiatan ini sungguh memberikan makna dan penguatan bagianak-anak kami. Semoga kepedulian ini menjadi berkat sertamembawa dampak positif dan keberlanjutan bagi PT Pegadaian,” ungkap Stenly.
Deputy Operasional PT Pegadaian Kanwil IV Balikpapan, Bapak Doni Saputra, menyampaikan bahwa perayaan Natal menjadi saranastrategis dalam membangun karakter dan budaya kerja insanPegadaian.
“Perayaan Natal ini menjadi momentum refleksi bagi seluruh insanPegadaian untuk memahami makna kehadiran yang sesungguhnya. Kehadiran yang bermakna adalah kehadiran yang mampumemberikan kontribusi nyata, menjaga integritas, sertamenghadirkan dampak positif bagi perusahaan melalui kinerja dan pelayanan yang berkelanjutan,” ujar Doni Saputra.
Sementara itu, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil IV Balikpapan, Bapak Rinaldi Lubis, menegaskan bahwa nilai-nilaiNatal selaras dengan arah transformasi dan penguatan budayaperusahaan.
“Subtema Natal tahun ini mengingatkan kita bahwa setiap insanPegadaian memiliki peran strategis dalam menghadirkan nilaitambah bagi perusahaan. Melalui kebersamaan dalam ibadah dan kepedulian sosial, kami berharap semangat Natal dapat terusmenginspirasi karyawan dan karyawati untuk bekerja secaraprofesional, kolaboratif, serta memberikan dampak baik yang berkelanjutan bagi perusahaan dan masyarakat,” tutur Rinaldi.
Melalui penyelenggaraan Ibadah dan Perayaan Natal ini, PT Pegadaian Kanwil IV Balikpapan berharap seluruh insan Pegadaiandapat semakin memaknai perannya sebagai bagian dari perusahaanyang tidak hanya berorientasi pada kinerja bisnis, tetapi juga menjunjung tinggi nilai spiritual, sosial, dan kemanusiaan dalamsetiap aktivitas operasionalnya.









