Mudaetam.com, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memperkuat promosi digital untuk menjaga eksistensi destinasi wisata di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya stabil.
Kepala Bidang Pemasaran Dispar Kukar, Awang Ivan Akhmad, mengatakan kondisi keuangan masyarakat turut memengaruhi keputusan untuk berwisata. Ketika anggaran rumah tangga terbatas, pengeluaran untuk rekreasi cenderung bukan menjadi prioritas.
“Kalau kondisi keuangan masyarakat sedang tidak baik, mereka tentu akan lebih memilih berdiam di rumah. Sebab, untuk berwisata biasanya membutuhkan anggaran lebih yang dialokasikan untuk hiburan,” jelasnya, Sabtu (31/10/2026).
Menghadapi kondisi tersebut, Dispar Kukar tetap menjalankan promosi dengan memanfaatkan media sosial. Salah satu upayanya adalah melibatkan pelajar yang sedang menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) untuk membuat konten kreatif mengenai objek wisata yang dikelola pemerintah daerah.
Konten tersebut dipublikasikan melalui akun media sosial para pelajar maupun kanal resmi Dispar Kukar. Strategi ini diharapkan memperluas jangkauan promosi melalui jejaring digital yang dimiliki generasi muda.
Menurut Ivan, media sosial menjadi salah satu sarana promosi yang dinilai lebih cepat menjangkau masyarakat dibandingkan metode konvensional, seperti penyebaran brosur dan pemasangan spanduk.
Selain promosi digital, Dispar Kukar memantau perkembangan kunjungan melalui laporan petugas di lapangan. Data tersebut digunakan untuk mengetahui destinasi yang mengalami penurunan jumlah pengunjung dan membutuhkan dukungan promosi lebih intensif.
“Kami tetap konsisten melakukan promosi. Petugas di lapangan juga rutin menyampaikan laporan kunjungan. Kalau ada penurunan, tentu akan kami bantu dengan promosi yang lebih gencar,” sebutnya.
Melalui strategi tersebut, Dispar Kukar berupaya menjaga agar destinasi wisata daerah tetap dikenal masyarakat sekaligus mempertahankan daya tariknya di tengah tantangan ekonomi. (adv/disparkukar/m/h)









