Budiono Minta Pemerintah Perkuat Langkah Pengendalian Inflasi di Balikpapan

Mudaetam.com, BALIKPAPAN – Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Budiono, meminta pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan memperkuat langkah pengendalian inflasi agar dampaknya tidak semakin membebani masyarakat.

Menurutnya, stabilitas harga menjadi faktor penting untuk menjaga daya beli warga sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Budiono mengatakan, inflasi Kota Balikpapan pada Juni 2026 tercatat sebesar 0,86 persen secara bulanan (month to month/mtm) dan 2,80 persen secara tahunan (year on year/yoy). Meski masih berada dalam rentang yang terkendali secara tahunan, sejumlah komoditas dan sektor dinilai tetap memerlukan perhatian serius karena menjadi pemicu utama kenaikan harga.

“Inflasi harus terus dikendalikan karena berkaitan langsung dengan kemampuan masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pemerintah perlu memastikan langkah-langkah pengendalian berjalan efektif,” ujarnya, Senin (13/7/2026)

Ia menjelaskan, kelompok transportasi menjadi penyumbang terbesar inflasi, terutama akibat kenaikan tarif angkutan udara. Selain itu, kenaikan harga BBM non-subsidi dan bawang merah juga memberikan kontribusi terhadap meningkatnya inflasi di Balikpapan.

Menurut Budiono, kenaikan harga tiket pesawat dipengaruhi oleh meningkatnya harga avtur di pasar global dan penguatan nilai tukar dolar Amerika Serikat yang berdampak pada biaya operasional maskapai.

Sementara itu, persoalan distribusi BBM, khususnya solar, juga perlu mendapat perhatian karena antrean panjang di sejumlah SPBU dapat mengganggu aktivitas masyarakat dan dunia usaha.

Ia menilai pengendalian inflasi tidak cukup hanya dilakukan melalui pemantauan harga, tetapi juga harus dibarengi dengan perbaikan sistem distribusi barang dan jasa agar pasokan tetap lancar.

“Distribusi BBM harus dipastikan berjalan baik sehingga tidak terjadi kelangkaan maupun antrean panjang. Di sisi lain, pemerintah juga perlu terus berupaya menjaga keterjangkauan harga tiket pesawat agar beban masyarakat tidak semakin berat,” katanya.

Budiono berharap pemerintah daerah, Bank Indonesia, Pertamina, serta instansi terkait terus memperkuat koordinasi dalam menjaga stabilitas harga.

Menurutnya, sinergi antarlembaga menjadi kunci agar inflasi tetap terkendali, daya beli masyarakat terjaga, dan perekonomian Balikpapan dapat terus tumbuh secara berkelanjutan. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan