Mudaetam.com, BALIKPAPAN – Komisi III DPRD Kota Balikpapan mengapresiasi capaian pengurangan volume sampah harian di Kota Balikpapan yang dinilai menunjukkan efektivitas program pengelolaan sampah berbasis masyarakat selama beberapa tahun terakhir.
Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Yusri, mengatakan penanganan sampah menjadi salah satu fokus pembahasan dalam rapat kerja bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sebagai bagian dari penyusunan program kerja dan perencanaan pembangunan tahun 2027.
Menurut Yusri, berbagai upaya yang dilakukan pemerintah bersama masyarakat berhasil menekan jumlah sampah yang masuk ke tempat pemrosesan akhir. Jika sebelumnya volume sampah di Balikpapan mencapai sekitar 600 hingga 700 ton per hari, kini jumlah tersebut turun menjadi sekitar 450 ton per hari.
“Ini menunjukkan bahwa keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sampah memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap pengurangan volume sampah di Kota Balikpapan,” ujarnya, Selasa (23/6/2026).
Ia menjelaskan, capaian tersebut tidak terlepas dari peran aktif masyarakat di tingkat kelurahan dan kecamatan melalui berbagai program pengurangan sampah, termasuk pemilahan sampah dari sumbernya dan pengelolaan melalui bank sampah.
Meski demikian, Yusri menilai upaya pengurangan sampah tidak boleh berhenti pada capaian saat ini. Pemerintah dan masyarakat perlu terus memperkuat kolaborasi agar tren penurunan volume sampah dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan pada masa mendatang.
Menurutnya, persoalan sampah masih menjadi tantangan besar yang dihadapi hampir seluruh daerah di Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan sistem pengelolaan yang terintegrasi mulai dari tingkat rumah tangga hingga pemerintah daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Yusri juga menyoroti adanya laporan sejumlah bank sampah yang telah diresmikan namun tidak lagi beroperasi secara optimal. Komisi III meminta masyarakat untuk melaporkan kondisi tersebut agar dapat ditindaklanjuti bersama DLH.
“Kalau ada bank sampah yang tidak aktif, silakan disampaikan. Nanti akan kami dorong bersama DLH agar dapat diaktifkan kembali sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat,” katanya.
Komisi III DPRD Balikpapan berharap keberhasilan menekan volume sampah dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah. Dengan dukungan semua pihak, pengelolaan sampah yang berkelanjutan diharapkan mampu mewujudkan Balikpapan sebagai kota yang bersih, nyaman, dan ramah lingkungan.









