Komisi III DPRD Balikpapan Soroti Keberlanjutan Program Bank Sampah

Mudaetam.com, BALIKPAPAN – Komisi III DPRD Kota Balikpapan menekankan pentingnya pengawasan dan evaluasi berkelanjutan terhadap program bank sampah agar fasilitas yang telah dibentuk pemerintah dapat terus berfungsi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Yusri, mengatakan pihaknya menerima informasi mengenai sejumlah bank sampah yang sebelumnya telah diresmikan namun saat ini tidak lagi beroperasi secara optimal. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena bank sampah merupakan salah satu instrumen penting dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Menurut Yusri, keberhasilan suatu program tidak hanya diukur dari proses pembentukan atau peresmiannya, tetapi juga dari keberlanjutan dan manfaat yang dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

“Jangan sampai program yang sudah dibentuk dan diresmikan akhirnya tidak berjalan. Karena itu perlu ada evaluasi dan pengawasan bersama agar manfaatnya tetap dirasakan masyarakat,” ujar Yusri, Selasa (23/6/2026).

Ia menjelaskan, bank sampah memiliki peran strategis dalam membantu mengurangi volume sampah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemilahan sampah sejak dari sumbernya. Selain itu, keberadaan bank sampah juga mampu memberikan nilai ekonomi bagi warga melalui pengelolaan sampah yang memiliki nilai jual.

Karena itu, Komisi III meminta adanya pendataan dan evaluasi terhadap bank sampah yang tidak lagi aktif untuk mengetahui kendala yang dihadapi, baik dari sisi pengelolaan, sumber daya manusia, maupun dukungan sarana dan prasarana.

Yusri menilai keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan program lingkungan. Oleh sebab itu, DPRD mendorong agar komunikasi antara pemerintah, pengelola bank sampah, dan masyarakat terus diperkuat.

“Kalau memang ada bank sampah yang tidak aktif, silakan dilaporkan. Nanti akan kami koordinasikan bersama DLH untuk mencari solusi agar program tersebut bisa kembali berjalan,” katanya.

Komisi III DPRD Balikpapan berkomitmen terus mengawal berbagai program pengelolaan sampah melalui fungsi pengawasan. Evaluasi terhadap bank sampah yang tidak aktif diharapkan dapat menjadi langkah perbaikan agar program pengurangan sampah berbasis masyarakat semakin efektif dan berkelanjutan. (*)

Pos terkait