DPRD Balikpapan Harap Lebih Banyak SMP Swasta Bergabung dalam SPMB 2026

Mudaetam.com, BALIKPAPAN – DPRD Kota Balikpapan mendorong semakin banyak sekolah swasta bergabung dalam program kemitraan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang digagas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan. Langkah ini dinilai penting untuk memperluas akses pendidikan sekaligus mengatasi keterbatasan daya tampung SMP negeri.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gasali, mengapresiasi keterlibatan 15 SMP swasta dalam pelaksanaan SPMB 2026. Menurutnya, kolaborasi tersebut merupakan solusi strategis untuk memastikan seluruh lulusan sekolah dasar mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP.

“Harapan kami seluruh sekolah swasta di Balikpapan dapat bergabung. Tahun lalu ada 13 sekolah, sekarang bertambah menjadi 15 sekolah. Mudah-mudahan ke depan semakin banyak yang ikut sehingga pendidikan di Kota Balikpapan dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya, Senin (15/6/2026).

Gasali menilai sekolah swasta memiliki peran penting dalam mendukung layanan pendidikan karena sebagian besar telah memiliki fasilitas dan tenaga pendidik yang memadai. Dengan kondisi tersebut, pemerintah dapat memperkuat kerja sama yang saling menguntungkan tanpa harus selalu mengandalkan pembangunan sekolah baru.

Menurutnya, kemitraan antara pemerintah dan sekolah swasta bukan hanya soal menambah daya tampung, tetapi juga bagian dari upaya menciptakan sistem pendidikan yang lebih inklusif dan merata.

Meski demikian, ia mengakui persebaran sekolah swasta di Balikpapan masih belum merata. Karena itu, DPRD meminta pemerintah tetap melakukan evaluasi terhadap wilayah-wilayah yang belum memiliki akses pendidikan yang memadai.

“Kalau di suatu wilayah memang belum ada sekolah swasta dan jangkauannya terlalu jauh, tentu itu menjadi bahan evaluasi. Ke depan bisa saja diusulkan pembangunan sekolah baru atau penambahan rombel agar layanan pendidikan lebih dekat dengan masyarakat,” katanya.

Gasali menegaskan, tujuan utama dari penguatan kemitraan ini adalah memastikan seluruh masyarakat Balikpapan dapat memperoleh layanan pendidikan yang layak dan berkualitas tanpa terkendala keterbatasan daya tampung sekolah negeri.

“Tujuan akhirnya adalah memastikan masyarakat benar-benar dapat menikmati pendidikan yang layak dan mumpuni. Ini menjadi bagian dari upaya kita mewujudkan pemerataan pendidikan di Kota Balikpapan,” tegasnya.

Pada SPMB 2026, Disdikbud Kota Balikpapan menggandeng 15 SMP swasta sebagai sekolah mitra untuk membantu menampung siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri. Jumlah tersebut meningkat dibanding tahun sebelumnya yang melibatkan 13 sekolah swasta. (Y/J)

Pos terkait