Mudaetam.com, BALIKPAPAN – Anggota Komisi I DPRD Kota Balikpapan, Hj. Muliati, S.Pd., turun langsung menyerap aspirasi warga dalam agenda Reses Masa Sidang II Tahun 2025/2026 di Balikpapan Barat, Rabu (29/4/2026). Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan berbagai keluhan terkait dampak pembangunan RS Sayang Ibu yang tengah berlangsung di lingkungan mereka.
Sejumlah warga mengungkapkan kekhawatiran atas kerusakan bangunan rumah serta potensi banjir yang diduga dipicu oleh aktivitas proyek. Menanggapi hal itu, Hj. Muliati menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam terhadap persoalan yang dirasakan masyarakat.
“Pembangunan RS Sayang Ibu ini menjadi perhatian serius kami. Saya akan mengawal langsung dampaknya di lapangan dan segera berkoordinasi dengan Komisi III agar penanganannya bisa cepat dilakukan,” ujar Hj. Muliati.
Ia juga menghadirkan perwakilan dari pihak kecamatan dalam pertemuan tersebut guna mempercepat penanganan berbagai persoalan administratif maupun teknis yang dihadapi warga.
“Kehadiran pihak kecamatan hari ini agar setiap keluhan bisa langsung ditindaklanjuti, baik dari sisi data maupun langkah konkret di lapangan,” tambahnya.
Selain itu, Hj. Muliati menegaskan bahwa perlindungan terhadap kenyamanan dan keselamatan warga harus menjadi prioritas utama dalam setiap pembangunan.
“Pembangunan memang penting, tetapi jangan sampai mengorbankan kenyamanan dan keamanan masyarakat di sekitarnya,” tegasnya di hadapan warga.
Dalam kesempatan yang sama, warga juga menyampaikan apresiasi atas terealisasinya pemasangan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di wilayah mereka. Menanggapi hal itu, Hj. Muliati memastikan bahwa program tersebut telah rampung.
“Untuk program PJU, seluruh usulan sudah lunas dan terealisasi. Ini bagian dari komitmen kami dalam meningkatkan keamanan lingkungan,” jelasnya.
Ia pun menegaskan bahwa fungsi pengawasan DPRD akan terus dijalankan hingga seluruh persoalan warga mendapatkan solusi yang jelas.
“Kami akan terus mengawal sampai ada penyelesaian konkret, agar keberadaan RS Sayang Ibu nantinya benar-benar membawa manfaat tanpa merugikan masyarakat sekitar,” pungkasnya. (Jer/H)









