Atasi Krisis Air Bersih di Balikpapan Barat, Ketua DPRD Alwi Al Qadri Dorong Solusi Cepat Lewat Reses

Mudaetam.com, BALIKPAPAN – Persoalan ketersediaan air bersih yang telah lama menjadi keluhan utama masyarakat pesisir kembali mencuat dalam agenda Reses Masa Sidang II Tahun Sidang 2025/2026 yang digelar di Taman Kampung Baru, Balikpapan Barat. Ketua DPRD Kota Balikpapan, H. Alwi Al Qadri, S.P., turun langsung menyerap aspirasi warga sekaligus menghadirkan solusi konkret dengan menggandeng pihak teknis terkait.

Dalam kegiatan tersebut, Alwi Al Qadri menghadirkan langsung Direktur Operasional PTMB (Perumda Tirta Manuntung Balikpapan) agar masyarakat mendapatkan penjelasan secara terbuka mengenai kendala distribusi air bersih dan proses sambungan rumah (SR) baru.

“Kami sengaja menghadirkan pihak PTMB agar masyarakat tidak hanya menyampaikan keluhan, tetapi juga langsung mendapatkan jawaban yang jelas terkait persoalan air bersih ini,” ujar Alwi Al Qadri di hadapan warga.

Ia menegaskan bahwa persoalan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus segera ditangani tanpa penundaan. Menurutnya, keterlibatan langsung pihak teknis di lapangan menjadi langkah penting untuk mempercepat penyelesaian masalah.

“Air bersih adalah hak dasar masyarakat. Tidak boleh ada warga yang terus-menerus kesulitan mendapatkan akses air. Ini harus menjadi prioritas bersama,” tegasnya.

Dalam dialog yang berlangsung interaktif, warga menyampaikan berbagai keluhan mulai dari aliran air yang tidak lancar hingga sulitnya mendapatkan sambungan baru. Menanggapi hal tersebut, pihak PTMB menjelaskan sejumlah kendala teknis sekaligus langkah perbaikan yang tengah diupayakan.

“Kami terus berupaya meningkatkan distribusi, termasuk melakukan evaluasi jaringan dan percepatan layanan sambungan baru agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” ungkap perwakilan PTMB dalam forum tersebut.

Alwi juga menekankan bahwa DPRD akan terus mengawal setiap aspirasi masyarakat agar benar-benar direalisasikan oleh pihak terkait.

“Tugas kami bukan hanya mendengar, tetapi memastikan setiap aspirasi ini ditindaklanjuti sampai masyarakat merasakan hasilnya,” katanya.

Kegiatan reses ini turut dihadiri Camat Balikpapan Barat serta para lurah setempat. Kehadiran unsur pemerintah wilayah diharapkan dapat memperkuat koordinasi dalam percepatan penanganan persoalan air bersih.

“Kami ingin ada sinergi yang kuat antara legislatif, eksekutif, dan pihak teknis agar persoalan ini tidak berlarut-larut,” tutup Alwi.

Melalui kegiatan ini, DPRD Kota Balikpapan menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pemenuhan layanan dasar masyarakat, khususnya akses air bersih yang layak dan merata di Balikpapan Barat. (Jer/H)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan