Mudaetam.com, BALIKPAPAN – Anggota DPRD Kota Balikpapan, Suwanto, S.T., menyerap berbagai aspirasi masyarakat saat menggelar Reses Masa Sidang II Tahun 2025/2026 di Jalan Karya Murni RT 65, Kelurahan Sepinggan, Jumat (2/5/2026). Dalam pertemuan tersebut, persoalan layanan BPJS hingga minimnya peluang kerja bagi warga lokal menjadi keluhan utama masyarakat.
Warga menyampaikan keresahan terkait pelayanan kesehatan, khususnya aturan rawat inap BPJS yang dinilai masih membingungkan. Sejumlah warga mengaku mengalami kendala administrasi, mulai dari data kepesertaan yang tidak otomatis berubah saat pindah domisili hingga munculnya tagihan pada kartu BPJS PBI.
Menanggapi hal tersebut, Suwanto menegaskan bahwa pelayanan kesehatan tidak boleh mempersulit masyarakat.
“Masalah kesehatan ini menyangkut nyawa, jadi aturannya jangan dibuat bingung atau abu-abu. Saya mencatat betul curhatan para pensiunan dan warga kelas 3. Kami akan segera berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan BPJS agar warga kita tidak lagi dipusingkan oleh urusan surat-menyurat yang kaku saat sedang sakit,” ujar Suwanto.
Selain persoalan kesehatan, warga juga menyoroti sulitnya memperoleh pekerjaan di tengah pesatnya pembangunan Kota Balikpapan. Masyarakat berharap perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Balikpapan dapat memberikan prioritas kepada tenaga kerja lokal.
Menanggapi aspirasi tersebut, Suwanto menilai kebutuhan lapangan kerja harus menjadi perhatian serius semua pihak.
“Pembangunan di Balikpapan harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat sekitar. Warga lokal jangan hanya jadi penonton. Saya akan mendorong agar perusahaan lebih terbuka dan memprioritaskan tenaga kerja dari lingkungan sekitar,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Suwanto juga mengajak masyarakat memanfaatkan layanan digital seperti PANDAWA untuk mempermudah pengurusan administrasi BPJS. Menurutnya, pemanfaatan teknologi dapat membantu masyarakat memperoleh layanan yang lebih cepat dan efisien.
Ia memastikan seluruh aspirasi yang diterima dalam kegiatan reses tersebut akan dibawa dan diperjuangkan dalam pembahasan bersama Pemerintah Kota Balikpapan.
“Semua masukan masyarakat hari ini akan kami susun menjadi laporan resmi fraksi untuk diperjuangkan dalam rapat bersama pemerintah. Reses bukan sekadar mendengar, tetapi memastikan ada tindak lanjut nyata,” tutup Suwanto. (Jer/H)









