Mudaetam.com, Balikpapan, 17 April 2026 — Suasana hangat dan penuh keceriaan mewarnai kegiatan sosial bertajuk “One Day, Thousand Smiles” yang digelar di SLB Tunas Bangsa Balikpapan. Kegiatan ini diinisiasi oleh IKN Youth Forum bersama drg. Rani Maharani sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, khususnya anak-anak berkebutuhan khusus.
Dalam kegiatan tersebut, drg. Rani Maharani hadir tidak hanya sebagai tenaga kesehatan, tetapi juga sebagai sosok yang membawa semangat kebersamaan dan kepedulian. Ia bersama para relawan memilih untuk berinteraksi langsung dengan para siswa, memberikan edukasi kesehatan secara ringan dan menyenangkan.
“Kegiatan ini bukan sekadar berbagi, tetapi tentang menghadirkan kebahagiaan dan memastikan setiap anak merasa dihargai,” ujar drg. Rani di sela-sela kegiatan.
Program yang mengusung semangat “Equipping Kindness, Spreading Happiness” ini berhasil mengubah suasana sekolah menjadi lebih hidup. Tawa dan antusiasme anak-anak terlihat sepanjang kegiatan, terutama saat sesi interaktif yang dikemas dengan pendekatan edukatif dan penuh canda.
Ketua pelaksana dari IKN Youth Forum menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun nilai inklusivitas dalam menyongsong pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Menurutnya, pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga harus memperhatikan aspek kemanusiaan dan kesetaraan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa masa depan IKN harus dibangun dengan empati, di mana semua kalangan, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus, mendapatkan ruang dan perhatian yang sama,” ujarnya.
Kegiatan “One Day, Thousand Smiles” mungkin berlangsung singkat, namun memberikan kesan mendalam bagi seluruh peserta. Melalui interaksi yang hangat dan penuh perhatian, diharapkan kegiatan ini mampu menumbuhkan rasa percaya diri serta semangat bagi anak-anak untuk terus berkembang.
Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa di tengah pesatnya pembangunan, nilai-nilai kemanusiaan tetap harus menjadi fondasi utama. Senyum yang tercipta di SLB Tunas Bangsa hari itu menjadi simbol bahwa kepedulian kecil dapat membawa dampak besar bagi sesama. (Jer/H)









