Dari Penghargaan hingga Dampak Pembangunan, Iqbal Mulyono Kritisi Langkah Walikota Balikpapan

BALIKPAPAN, Mudaetam.com — Alumni Golkar Institute, Iqbal Mulyono atau yang akrab disapa Aco, menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, yang dinilainya berhasil membawa sejumlah kemajuan bagi kota yang dikenal sebagai Kota Minyak itu.

Aco mengatakan selama tinggal di Balikpapan, ia merasakan langsung dampak positif pembangunan yang dilakukan oleh Pemkot di bawah kepemimpinan Rahmad Mas’ud.

Ia juga pernah aktif di berbagai organisasi kepemudaan dan gerakan sosial sehingga terbiasa melihat dinamika kritik dan masukan terhadap pemerintah.

“Sebagai warga yang tinggal bertahun-tahun di Balikpapan, saya merasakan perubahan yang cukup signifikan. Infrastruktur lebih tertata, pelayanan publik semakin baik, dan ruang kota terasa lebih nyaman,” ujar Aco di Balikpapan, Senin (12/1).

Ia menilai Rahmad Mas’ud merupakan pemimpin yang terbuka terhadap kritik dan masukan.

“Saya pernah menjadi aktivis dan terbiasa mengkritisi kebijakan. Dari pengalaman itu saya melihat Pak Rahmad adalah sosok yang mau mendengar. Kritik dan masukan justru diterimanya sebagai energi untuk memperbaiki pelayanan,” ujarnya.

Selama menjabat, Rahmad Mas’ud membawa Kota Balikpapan meraih sejumlah penghargaan penting di berbagai sektor, mulai dari lingkungan, pendidikan, hingga tata kelola pemerintahan.

Menurut Aco, sederet penghargaan tersebut menunjukkan konsistensi Rahmad Mas’ud dalam menjaga kualitas birokrasi dan pelayanan publik.

“Kita lihat sendiri, berbagai capaian itu bukan formalitas. Ada kerja nyata di lapangannya—baik dari aspek lingkungan, pendidikan, hingga birokrasi,” katanya.

Aco juga menyoroti keberlanjutan sejumlah program strategis, seperti pembangunan sekolah baru, transformasi digital pelayanan publik, pengembangan ekonomi kreatif, perluasan ruang terbuka hijau, dan penguatan ketahanan kota.

“Balikpapan sedang berada di momentum penting, apalagi dengan kehadiran IKN. Program-program yang dijalankan Pak Rahmad memberi fondasi kuat untuk masa depan kota,” tambahnya.

Meski demikian, Aco menilai bahwa tahun 2026 harus menjadi momentum peningkatan kualitas pelayanan yang lebih baik dibandingkan tahun 2025.

Ia menegaskan bahwa pelaksanaan pemerintahan daerah harus dijalankan secara transparan, efektif, dan efisien agar manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih merata oleh masyarakat.

“Pelayanan di tahun 2026 harus lebih baik dari 2025. Pemerintahan daerah wajib berjalan transparan, efektif, dan efisien. Itu kunci agar masyarakat benar-benar merasakan hasil pembangunan,” tegasnya.

Aco berharap pembangunan yang sedang berjalan dapat terus dilanjutkan demi kesejahteraan masyarakat.

“Saya mengajak semua pihak mendukung kebijakan yang baik dan tetap memberi masukan konstruktif. Dengan cara itu, Balikpapan bisa terus menjadi kota yang maju, inklusif, dan nyaman untuk semua,” tutup Aco. (fs)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *