Batuah, 19 Mei 2025 — Aliansi Pemuda Tani Jaya Bersatu menunjukkan inisiatif luar biasa dengan mendirikan posko mandiri untuk membantu warga yang terdampak bencana longsor yang terjadi pada pekan lalu. Tanpa menunggu bantuan resmi dari pemerintah desa, para pemuda bergerak cepat menggalang logistik dan mendistribusikan bantuan sembako langsung kepada korban.
Gotong royong tak hanya datang dari kalangan pemuda. Seluruh lapisan masyarakat Desa Batuah kompak turun tangan. Ibu-ibu menyiapkan makanan, bapak-bapak mengangkut bantuan, dan anak-anak muda berkeliling mengumpulkan sumbangan. Pemandangan ini menjadi bukti bahwa semangat solidaritas warga jauh lebih cepat menyala dibanding birokrasi yang kerap lamban bergerak.
“Kami tidak bisa menunggu. Saudara-saudara kami di lokasi longsor butuh pertolongan sekarang, bukan nanti,” ungkap Ketua Pemuda Tani Jaya, saat ditemui di posko darurat yang dibangun secara swadaya.
Dalam proses pendirian dan pengadaan bantuan, para pemuda juga mendapat dukungan dari beberapa orang baik yang enggan disebutkan namanya. Mereka turut menyumbang secara diam-diam dan membantu memastikan kebutuhan mendesak bisa segera dipenuhi.
Dengan kondisi ini, masyarakat berharap agar ke depannya, pihak desa bisa lebih sigap dan hadir langsung di tengah warganya yang sedang tertimpa musibah. Karena bencana tidak menunggu surat keputusan, dan bantuan tidak seharusnya menunggu waktu.
“Kami percaya, kepedulian itu tidak perlu menunggu jabatan. Cukup dengan hati dan aksi,” ujar salah satu warga yang ikut menurunkan beras dan air mineral ke posko mandiri.







