Mudaetam.com, KUTAI KARTANEGARA – Pengembangan destinasi wisata di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) masih menghadapi tantangan infrastruktur, terutama akses jalan menuju lokasi wisata. Kondisi ini menjadi perhatian Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar karena aksesibilitas berperan penting dalam menunjang kenyamanan wisatawan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispar Kukar, Awang Agus Dharmawan, mengakui masih terdapat sejumlah destinasi wisata yang memiliki akses jalan belum memadai.
“Memang, di sejumlah destinasi, akses jalan masih belum memadai. Hal ini perlu menjadi perhatian bersama agar kunjungan wisatawan dan pengembangan destinasi bisa berjalan lebih baik,” ujar Awang, Jumat (23/10/2026).
Menurut Awang, akses jalan yang memadai dapat memudahkan wisatawan menjangkau destinasi sekaligus mendukung pengelola dalam memperkenalkan potensi wisata daerah. Sebaliknya, keterbatasan infrastruktur dapat menjadi kendala dalam pengembangan dan promosi objek wisata.
Ia mengatakan, pembenahan akses jalan membutuhkan keterlibatan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Dispar Kukar tidak memiliki kewenangan untuk menangani seluruh kebutuhan infrastruktur di kawasan wisata.
“Penanganan akses jalan merupakan bentuk kolaborasi lintas perangkat daerah. Untuk jalan lingkungan, kewenangannya berada pada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim),” jelasnya.
Karena itu, koordinasi antarperangkat daerah diperlukan untuk mengidentifikasi kebutuhan infrastruktur di destinasi wisata dan menindaklanjutinya sesuai kewenangan serta prioritas pembangunan.
Dispar Kukar berharap peningkatan aksesibilitas dapat berjalan seiring dengan pengembangan potensi wisata lokal. (adv/disparkukar/m/h)









