Taman Musik Tenggarong Jadi Ruang Ekspresi Seniman dan Komunitas Kreatif Kukar

Mudaetam.com, KUTAI KARTANEGARA – Ruang publik tidak hanya menjadi tempat masyarakat bersantai. Di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), sejumlah ruang terbuka juga diarahkan menjadi wadah bagi seniman dan komunitas kreatif untuk berkarya, berkolaborasi, sekaligus memperkenalkan karya mereka kepada masyarakat.

Salah satunya adalah Taman Musik Tenggarong. Sesuai namanya, fasilitas ini disiapkan Pemerintah Kabupaten Kukar melalui Dinas Pariwisata sebagai ruang terbuka yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan musik, seni, dan budaya.

Kepala Dinas Pariwisata Kukar Awang Agus Darmawan mengatakan, sejak awal keberadaan Taman Musik memang dirancang untuk memberikan ruang bagi masyarakat, khususnya pelaku seni dan budaya.

“Tentu. Namanya saja Taman Musik, artinya tempat ini memang kami siapkan agar kegiatan musik dapat berkembang di Tenggarong,” kata Awang Agus, Minggu (13/9/2026).

Menurutnya, keberadaan ruang kreatif seperti Taman Musik penting untuk membuka kesempatan yang lebih luas bagi seniman lokal dalam menampilkan karya. Apalagi, kegiatan yang digelar di ruang terbuka memungkinkan pertunjukan seni lebih dekat dengan masyarakat.

Masyarakat yang datang ke kawasan tersebut tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga dapat berinteraksi langsung dengan komunitas dan pelaku kreatif yang tampil.

Pemanfaatan Taman Musik untuk kegiatan komunitas salah satunya terlihat dalam pelaksanaan Kukar Reggae Fest 2026. Festival tersebut menjadi salah satu contoh bagaimana ruang publik dapat digunakan sebagai panggung pertunjukan sekaligus menjadi titik temu bagi komunitas dan penikmat musik.

Namun, Awang menegaskan bahwa Taman Musik tidak diperuntukkan hanya bagi satu jenis musik atau satu komunitas tertentu. Dinas Pariwisata Kukar membuka kesempatan bagi berbagai komunitas maupun penyelenggara kegiatan untuk memanfaatkan lokasi tersebut.

“Insyaallah. Kami mendukung apabila ada festival musik ataupun kegiatan seni dan budaya lainnya yang ingin dilaksanakan di sini,” ujarnya.

Ia menyebut, Taman Musik merupakan bagian dari upaya pemerintah menghadirkan ruang yang dapat dimanfaatkan seniman dan budayawan Kukar untuk mengembangkan kreativitas.

“Peruntukan taman ini memang untuk penampilan teman-teman seniman dan budayawan yang ada di Kutai Kartanegara,” jelasnya.

Dengan semakin banyaknya kegiatan yang berlangsung, Taman Musik diharapkan tidak hanya menjadi fasilitas publik, tetapi berkembang sebagai salah satu ruang ekspresi kreatif di Tenggarong. Aktivitas komunitas juga dapat memperkaya pilihan hiburan masyarakat sekaligus memperkenalkan potensi seni lokal.

Dinas Pariwisata Kukar pun mendorong komunitas yang memanfaatkan fasilitas tersebut untuk tetap memperhatikan ketentuan penggunaan kawasan, menjaga kebersihan, serta merawat fasilitas yang tersedia.

Dengan pengelolaan dan pemanfaatan yang baik, Taman Musik diharapkan dapat terus menjadi ruang terbuka yang mempertemukan seniman, komunitas, dan masyarakat dalam berbagai kegiatan seni dan budaya. (adv/disparkukar/M/H)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan