Susur Sungai Hitam Samboja, Bertemu Bekantan Sambil Belajar Menjaga Alam

Mudaetam.com, KUTAI KARTANEGARA – Ada cara berbeda untuk menikmati pesona alam Kutai Kartanegara (Kukar). Bukan sekadar datang, melihat pemandangan, lalu pulang, wisatawan bisa menyusuri aliran sungai sambil mengenal kehidupan satwa dan tumbuhan yang menjadi bagian dari ekosistem Kalimantan.

Pengalaman tersebut dapat dirasakan di kawasan wisata Sungai Hitam Lestari, Kecamatan Samboja. Melalui aktivitas susur sungai, pengunjung diajak menikmati ketenangan alam sekaligus mengamati keberadaan bekantan yang hidup di sekitar hutan dan tepian sungai.

Perjalanan dilakukan menggunakan perahu dengan didampingi pemandu. Sepanjang perjalanan, wisatawan tak hanya diajak menikmati suasana sungai, tetapi juga mendapatkan penjelasan mengenai flora dan fauna yang dijumpai di kawasan tersebut.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Sungai Hitam Lestari Kecamatan Samboja, Aidil, mengatakan keberadaan pemandu menjadi bagian penting dalam memberikan pengalaman wisata yang lebih lengkap kepada pengunjung.

“Wisatawan nantinya akan dipandu oleh satu orang pemandu yang juga akan menjelaskan flora dan fauna yang ada di sekitar hutan tersebut,” kata Aidil saat dihubungi, Minggu (13/9/2026).

Konsep wisata tersebut membuat susur Sungai Hitam Lestari memiliki daya tarik tersendiri. Wisatawan tidak hanya menikmati perjalanan di atas perahu, tetapi juga diajak memahami lingkungan yang mereka lewati.

Pepohonan yang tumbuh di sepanjang tepian sungai menjadi bagian dari panorama perjalanan. Di kawasan tertentu, wisatawan juga berkesempatan melihat bekantan beraktivitas di atas pepohonan maupun bergelantungan di antara dahan.

Bagi pengunjung, kemunculan satwa khas Kalimantan tersebut tentu menjadi pengalaman yang menarik. Namun bagi pengelola wisata, keberadaan bekantan memiliki makna yang lebih besar karena berkaitan langsung dengan kelestarian habitat alami.

“Pengunjung tak hanya disuguhkan keindahan sungai dan hewan yang dilindungi, yakni bekantan, tetapi juga akan mendapatkan edukasi wisata,” ujarnya.

Aidil menuturkan, bekantan menjadi salah satu daya tarik utama yang membuat wisata susur Sungai Hitam Lestari memiliki karakter berbeda. Satwa endemik Kalimantan tersebut menjadi bagian dari kekayaan alam yang ingin diperkenalkan kepada wisatawan.

“Bekantan jadi salah satu hewan yang dilindungi dari kepunahan,” kata Aidil.

Karena itu, aktivitas susur sungai tidak hanya diarahkan sebagai rekreasi, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. Wisatawan dapat melihat secara langsung bagaimana hutan, sungai, tumbuhan, dan satwa saling berkaitan dalam satu ekosistem.

Konsep tersebut sejalan dengan pengembangan pariwisata berbasis alam, di mana pengalaman wisata dapat berjalan beriringan dengan edukasi dan upaya menjaga lingkungan.

Sungai Hitam Lestari pun menawarkan pengalaman yang sederhana tetapi berkesan: duduk di atas perahu, menyusuri aliran sungai, menikmati suasana hutan, dan jika beruntung, menyaksikan bekantan di habitat alaminya.

Bagi wisatawan yang ingin mengenal lebih dekat kekayaan alam Kalimantan, susur Sungai Hitam Samboja dapat menjadi pilihan perjalanan yang bukan hanya memberikan hiburan, tetapi juga cerita dan pengetahuan tentang pentingnya menjaga alam tetap lestari. (adv/disparkukar/M/H)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan