Dukung Inklusivitas Olahraga, Yono Suherman Tegaskan Kesetaraan Hak Atlet Disabilitas Balikpapan

Mudaetam.com, BALIKPAPAN, 9 Mei 2026 – Komitmen terhadap penguatan olahraga inklusif kembali ditegaskan dalam pelantikan pengurus National Paralympic Committee (NPC) Kota Balikpapan masa bakti 2025–2030 yang digelar di Aula Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disporapar) Kota Balikpapan, Sabtu pagi. Momentum ini menjadi titik penting dalam memperkuat pembinaan atlet disabilitas sekaligus memastikan kesetaraan hak dalam dunia olahraga di Kota Beriman.

Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Yono Suherman, hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Kepala Disporapar Balikpapan dr. C.I. Ratih Kusuma W., Kepala Dinas Sosial H. Arfiansyah, serta Ketua KONI Balikpapan Gasali. Kehadiran lintas sektor ini dinilai sebagai bentuk nyata sinergi pemerintah dalam mendukung kemajuan olahraga paralimpiade di Balikpapan.

Dalam sambutannya, Yono menegaskan bahwa atlet disabilitas memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perhatian, fasilitas, hingga penghargaan atas prestasi yang mereka raih.

“Tidak boleh ada lagi perbedaan perlakuan antara atlet umum dengan atlet NPC. Mereka sama-sama membawa nama baik Kota Balikpapan dan sama-sama berjuang dengan penuh semangat untuk meraih prestasi,” ujar Yono Suherman.

Ia menilai, keberadaan kepengurusan baru NPC Balikpapan harus menjadi awal pembenahan organisasi yang lebih profesional dan terarah, terutama dalam mendata kebutuhan atlet serta memastikan program pembinaan berjalan maksimal.

“Pengurus yang baru harus segera menyusun database atlet secara rinci dan memetakan kebutuhan sarana latihan yang ramah disabilitas. DPRD akan mengawal agar anggaran pembinaan benar-benar tepat sasaran dan proporsional,” tegasnya.

Menurut Yono, prestasi atlet disabilitas selama ini telah menjadi kebanggaan bagi Kota Balikpapan. Karena itu, ia menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan, baik dari sisi regulasi, pembinaan, maupun kesejahteraan atlet.

“Prestasi yang diraih para atlet disabilitas ini luar biasa. Mereka mampu menunjukkan kemampuan terbaik meski memiliki keterbatasan. Ini harus menjadi perhatian serius pemerintah agar pembinaannya terus berlanjut,” katanya.

Selain fokus pada pembinaan atlet yang sudah ada, Yono juga mendorong NPC Balikpapan untuk aktif menjaring atlet-atlet muda potensial dari berbagai wilayah di kota. Menurutnya, regenerasi atlet menjadi faktor penting untuk menjaga keberlanjutan prestasi olahraga paralimpiade di masa mendatang.

“Kita ingin NPC tidak hanya fokus pada kompetisi, tetapi juga membangun sistem pembinaan jangka panjang. Atlet-atlet muda potensial harus mulai dicari dan dibina sejak dini agar Balikpapan terus mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional,” tambahnya.

Dengan dilantiknya kepengurusan baru NPC Kota Balikpapan, diharapkan pembinaan olahraga disabilitas dapat berjalan lebih optimal, inklusif, dan berkeadilan. Dukungan penuh dari DPRD, pemerintah kota, serta stakeholder olahraga diyakini akan menjadi fondasi kuat dalam melahirkan prestasi-prestasi baru bagi Kota Balikpapan di masa depan. (Jer/H)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan