Mudaetam.com, BALIKPAPAN – Ketua Komisi I DPRD Kota Balikpapan, H. Danang Eko Susanto, kembali menegaskan komitmennya dalam mengawal pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat melalui agenda reses masa persidangan II tahun 2025/2026. Kegiatan tersebut digelar di daerah pemilihan Balikpapan Selatan pada Jumat, 1 Mei 2026, dengan menghadirkan dialog langsung bersama warga.
Dalam pertemuan itu, H. Danang Eko Susanto yang didampingi jajaran Wakil Ketua DPRD serta anggota Fraksi Gerindra menekankan pentingnya kehadiran legislatif di tengah masyarakat.
“Kami hadir di sini bukan sekadar menjalankan agenda formal, tetapi untuk benar-benar mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan dan persoalan warga. Semua aspirasi ini akan kami kawal hingga terealisasi,” ujar Danang di hadapan masyarakat.
Ia juga menyoroti realisasi Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah titik Balikpapan Selatan yang merupakan hasil dari aspirasi warga pada masa sidang sebelumnya.
“Penerangan jalan ini bukan hanya soal keindahan kota, tetapi menyangkut keamanan dan kenyamanan masyarakat. Dengan lingkungan yang terang, potensi kriminalitas bisa ditekan dan aktivitas ekonomi warga juga bisa berjalan lebih baik, bahkan di malam hari,” tegasnya.
Danang menambahkan bahwa pihaknya akan terus memastikan pemerataan pembangunan infrastruktur dasar agar dirasakan oleh seluruh masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk terus mengawal setiap usulan warga, terutama yang berkaitan dengan kebutuhan dasar. Pembangunan harus merata dan tidak boleh ada wilayah yang tertinggal,” lanjutnya.
Dalam sesi dialog, warga menyampaikan sejumlah aspirasi, mulai dari perbaikan drainase, semenisasi jalan lingkungan, hingga peningkatan fasilitas kesehatan di tingkat kelurahan.
Menanggapi hal tersebut, Danang memastikan seluruh masukan telah dicatat dan akan segera ditindaklanjuti.
“Semua aspirasi ini sudah kami tampung. Selanjutnya akan kami koordinasikan dengan dinas terkait agar bisa masuk dalam prioritas program dan penganggaran ke depan,” jelasnya.
Ia pun menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan.
“Kalau komunikasi antara warga dan pemerintah berjalan baik, maka pembangunan akan lebih tepat sasaran. Kami ingin Balikpapan berkembang secara inklusif dan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (Jer/H)









